Jangan Tergiur Kilometer Rendah, Ini Ciri Motor Bekas yang Odometernya Sudah Direset
Ciri motor bekas yang odometernya sudah direset.-Istimewa-
Motor dengan kilometer rendah umumnya masih menggunakan ban bawaan pabrik atau setidaknya kondisi tapaknya masih tebal.
Jika odometer menunjukkan angka rendah, tetapi ban sudah tipis atau bahkan sudah beberapa kali diganti, ada kemungkinan jarak tempuh aslinya lebih tinggi.
2. Piringan Cakram
Bagian ini sering jadi indikator paling mudah untuk mengecek keaslian kilometer.
BACA JUGA:Ramadhan di Atap Dunia: Jejak Islam, Harmoni, dan Masjid Tertua di Lhasa yang Sarat Sejarah
Motor dengan jarak tempuh asli yang rendah biasanya memiliki piringan cakram yang masih tebal dan minim goresan.
Sebaliknya, jika motor sering dipakai harian, akan terlihat bekas gesekan kampas rem pada piringan.
Meski angka kilometer direset atau diturunkan, jejak pemakaian pada piringan tetap terlihat jelas.
3. Sokbreker dan Kaki-Kaki
Perhatikan kondisi sokbreker depan dan belakang. Motor dengan pemakaian tinggi biasanya menunjukkan tanda keausan seperti kebocoran, bunyi kasar, atau performa bantingan yang sudah tidak optimal.
BACA JUGA:Cicilan KUR Mandiri 2026 Terendah Plafon Rp100–Rp500 Juta, Bunga 6 Persen
Bagian kaki-kaki seperti bearing roda dan lengan ayun juga bisa menjadi indikator tambahan untuk menilai apakah kilometer sesuai dengan kondisi motor.
Tips Aman Membeli Motor Bekas Agar Tidak Tertipu Odometer Reset
Agar terhindar dari motor bekas dengan odometer yang sudah direset, berikut beberapa tips yang bisa diterapkan:
- Cek kondisi fisik motor secara detail, terutama ban dan piringan cakram
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: