Patrick Kluivert Kembali ke Indonesia, Simak Rencana dan Perannya!

Patrick Kluivert Kembali ke Indonesia, Simak Rencana dan Perannya!

Patrick Kluivert kembali ke Indonesia untuk tampil di Clash of Legends 2026.-Dok. PSSI-

RADARTASIK.COM – Mantan Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert dipastikan akan kembali ke Indonesia pada April 2026. Kedatangannya kali ini bukan sebagai pelatih skuad Garuda.

Legenda sepak bola asal Belanda tersebut dijadwalkan tampil sebagai pemain dalam ajang Clash of Legends 2026 dengan memperkuat Barcelona Legends.

Pertandingan Clash of Legends akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu 18 April 2026. Dalam laga tersebut, Barcelona Legends akan berhadapan dengan DRX World Legends yang juga dihuni sejumlah pemain bintang dunia.

Kehadiran Kluivert dalam ajang ini sempat diragukan. Promotor mengalami kesulitan untuk meyakinkannya agar bersedia tampil.

BACA JUGA: Harga Emas Hari Ini Turun Rp45 Ribu, Ini Penjelasan Kenapa Harga Bisa Berubah Cepat

Setelah dilakukan pertemuan langsung, akhirnya Kluivert setuju untuk ambil bagian dalam pertandingan tersebut seperti disampaikan CEO Senyawa Entertainment Reza Subekti.

Bukan Lagi Pelatih Timnas Indonesia

Sebelumnya, Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) telah mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia. Keputusan tersebut diambil setelah tim nasional gagal melaju pada Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Reza Subekti menilai kegagalan tersebut tidak sepenuhnya dapat dibebankan kepada satu sosok. Dia berpandangan bahwa hasil yang kurang memuaskan merupakan tanggung jawab bersama, mulai dari tim pelatih hingga federasi.

BACA JUGA: Pilihan HP Tecno 2026, Mana yang Cocok untuk Kamera, Gaming, atau Harian?

Faktor Peringkat dan Kualitas Tim

Performa Timnas Indonesia di level internasional juga dinilai masih tertinggal jika dibandingkan dengan negara lain seperti Arab Saudi dan Iran.

Saat ini Indonesia berada di peringkat 122 dunia, yang menunjukkan adanya kesenjangan kualitas dengan tim-tim papan atas Asia.

Penilaian tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa tantangan yang dihadapi Kluivert selama menangani timnas tidaklah ringan.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait