2021, Jalan Taraju-Sodonghilir Segera Diperbaiki, Dananya Rp10 M

2021, Jalan Taraju-Sodonghilir Segera Diperbaiki, Dananya Rp10 M

SINGAPARNA - Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPU-TRPP) Kabupaten Tasikmalaya sudah menganggarkan Rp 10 miliar dari dana alokasi khusus (DAK) untuk peningkatan kualitas Jalan Taraju-Sodonghilir-Derah di Kecamatan Sodonghilir pada tahun ini.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPU-TRPP) Kabupaten Tasikmalaya Drs Yusep Yustisiawandana MM menjelaskan, untuk tahun ini peningkatan kualitas jalan di ruas Jalan Taraju-Sodonghilir-Derah sudah dianggarkan sumbernya dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat.

Lanjut dia, besaran anggarannya mencapai Rp 10 miliar untuk peningkatan kualitas jalan sepanjang 3-4 kilometer. Dimulainya dari Simpang Taraju.

“Awal Juni sudah mulai dilelangkan proyek perbaikan jalannya dengan pihak ketiga. Karena tahun lalu sudah masuk usulan. Insyaallah tahun ini sudah beres atau selesai diperbaiki,” ujarnya kepada Radar, Rabu (19/5/2021).

Yusep menambahkan, tidak ada hal-hal lain atau seperti yang disampaikan oleh perwakilan masyarakat, bahwa pemerintah tidak memperhatikan. Akan tetapi pemerintah tetap memperhatikannya dan setiap tahun mengusulkan ke provinsi maupun pusat, termasuk mewadahi usulan lewat musyawarah perencanaan pembangunan.

Kemudian, tambah dia, untuk peningkatan kualitas jalan di ruas Pamijahan Kecamatan Bantarkalong pun sudah ada yang direalisasikan di tahun lalu dengan anggaran sekitar Rp 4 miliar yang sudah dilaksanakan.

Kepala Bidang (Kabid) Jalan Dinas Pekerjaan Umum, Tata Ruang, Perumahan dan Permukiman (DPU-TRPP) Kabupaten Tasikmalaya Atep Dadi Sumardi menambahkan, berkaitan dengan rusaknya ruas jalan Sodonghilir tidak ada istilah menganaktirikan.

“Jadi dalam melaksanakan pembangunan pemerintah daerah tidak ada istilah menganaktirikan, salah satu wilayah atau pun kecamatan yang ada di Kabupaten Tasikmalaya,” ungkap Atep.

Menurutnya, wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki 39 kecamatan, 351 desa dengan 176 ruas jalan dengan panjang jalan total 1.303 kilometer, sehingga kondisi kemantapan jalan sampai dengan Desember 2020 baru mencapai 70,51 persen.

Maka dari itu, terang dia, kondisi kemantapan jalan di Kabupaten Tasikmalaya dalam kondisi baik, kurang lebih hanya sekitar 900 kilometer, sisanya sekitar 400 kilometer atau 390 kilometer dalam kondisi rusak. Salah satunya ruas jalan yang melalui Kecamatan Sodonghilir.

Kata dia, pemerintah daerah selalu mengusulkan untuk pembangunan atau pun peningkatan kualitas jalan di wilayah tersebut, bahkan tidak hanya di Kecamatan Sodonghilir, tetapi di seluruh wilayah Kabupaten Tasikmalaya.

Dia menerangkan, dari 176 ruas jalan itu, yang memang kondisinya termasuk dalam kondisi rusak, itu selalu diusulkan, akan tetapi kembali lagi ke dalam pengalokasian atau ketersedian anggaran, baik itu dari Dana Alokasi Umum (DAU) maupun DAK maupun dari bantuan keuangan provinsi.

Apalagi, ungkap dia, dalam kurun waktu dua tahun kebelakang ini terkena dampak pandemi Covid-19, secara otomatis di dalam proses penganggaran pun ada beberapa kegiatan yang dirasionalisasikan.

“Untuk 2021, bahwa untuk ruas jalan yang melalui Sodonghilir, meliputi ruas jalan Taraju-Sodonghilir-Derah itu akan dilakukan intervensi pembangunan atau peningkatan kualitas jalan,” terang dia.

Peningkatan kualitas jalannya, tambah dia, kurang lebih 3-4 kilometer dengan anggaran kurang lebih sekitar Rp 10 miliar dan itu bersumber dari DAK atau dari dana pusat.

“Tahun ini progres bidang jalan berjalan sesuai rencana dan diharapkan pembangunan bisa mulai bertahap di bulan Juli atau Agustus tahun ini,” ujarnya, menambahkan.

Dia menambahkan, bahwa pemerintah daerah pun berupaya agar semua ruas jalan itu di bangun dan ditingkatkan kualitas jalannya. Akan tetapi kembali lagi kepada kemampuan dari pengalokasian anggaran yang ada di pemerintahan sendiri. (dik)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: