17 Kepala Daerah di Jabar-Banten Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN, Termasuk Tasikmalaya?

17 Kepala Daerah di Jabar-Banten Teken Komitmen Manajemen Talenta ASN, Termasuk Tasikmalaya?

Kepala daerah di Jabar-Banten menandatangani komitmen manajemen talenta ASN.-BKN-

CIMAHI, RADARTASIK.COM – Sebanyak 17 kepala daerah di Jawa Barat dan Banten resmi menandatangani komitmen penerapan manajemen talenta ASN bersama Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Technopark Kota Cimahi, Jawa Barat, pada Kamis 9 Oktober 2025, dalam acara Rapat Koordinasi Kepegawaian Wilayah Kerja Kantor Regional III BKN Bandung.

Langkah tersebut menandai keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola aparatur sipil negara yang terstruktur, sistematis dan berkelanjutan.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh 17 Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) dari kabupaten dan kota di dua provinsi tersebut, termasuk di antaranya perwakilan dari Tasikmalaya.

BACA JUGA: 20 Universitas Terbaik di Indonesia versi THE WUR 2025, UIN Bandung Nomor 1 di PTKIN

BACA JUGA: Saldo DANA Gratis Rp352.000 dari DANA Kaget

Kepala BKN Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan penerapan manajemen talenta merupakan strategi penting untuk mempercepat proses identifikasi, pengembangan dan penempatan ASN unggul di seluruh daerah.

Dia menilai keberhasilan pembangunan nasional sangat bergantung pada kualitas sumber daya manusia aparatur di tingkat lokal.

Zudan menegaskan transformasi digital dan manajemen talenta merupakan dua pilar utama dalam membangun masa depan ASN yang berdaya saing.

Menurutnya, kedua hal tersebut bukan lagi sekadar pilihan, tetapi keharusan di tengah perubahan zaman yang cepat.

BACA JUGA: AI Fet Portrait Ubah Foto Jadi Karakter Dongeng Super Gemas

BACA JUGA: Suzuki Agresif Hadirkan Inspirasi Modifikasi Pada IMX 2025: Fronx, Jimny 5-door dan New Carry

Dia menambahkan komitmen yang ditandatangani para kepala daerah harus benar-benar diimplementasikan dalam kebijakan dan praktik kepegawaian masing-masing wilayah.

Dengan demikian, tercipta ekosistem ASN yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan birokrasi modern.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait