Peran Besar Kusir Delman Terhadap Arus Lalu Lintas di Kabupaten Garut ketika Libur Lebaran 2024

Peran Besar Kusir Delman Terhadap Arus Lalu Lintas di Kabupaten Garut ketika Libur Lebaran 2024

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Satria Budi. agi sugiana / radar tasikmalaya--

Peran Besar Kusir Delman Terhadap Arus Lalu Lintas di Kabupaten Garut ketika Libur Lebaran 2024

GARUT, RADARTASIK.COM - Arus lalu lintas di Kabupaten Garut sudah kembali normal setelah berakhirnya libur Lebaran 2024.

Hal ini terlihat di jalan nasional maupun jalan provinsi bahwa kondisi arus lalu lintasnya mulai lenggang.

Terpantau arus lalu lintas khususnya di Bunderan Tarogong Kaler juga lancar dan tidak ada kepadatan kendaraan.

BACA JUGA:Masuk Bursa Calon Bupati Tasikmalaya dari Gerindra, Begini Respons KH Atam Rustam

Di lokasi ini hanya ada bus dan angkutan kota yang berhenti untuk menaikan serta menurunkan penumpang.

Sementara itu di jalur Nasional III Limbangan-Malangbong, keberhasilan pengamanan arus lalu lintas saat musim mudik dan balik Lebaran 2024 ini tidak terlepas dari peran para petugas yang bekerja tanpa kenal waktu.

Selain itu, hal ini juga berkat peran para kusir delman yang senantiasa mentaati aturan untuk tidak beroperasi selama libur Lebaran, khsususnya di jalur Nasional III.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Gerut, Satri Budi mengatakan, dengan tak beroperasinya delman ini sangat berdampak terhadap kelancaran arus lalu lintas.

BACA JUGA:Ratusan ASN Pemerintah Kota Banjar yang Tak Masuk Kantor di Hari Pertama Kerja Usai Libur Lebaran Disanksi

"Alhamdulillah berdampak sangat positif. Karena beberapa kali one way kan kecepatan tinggi dan tidak ada stag lah," katanya, Rabu 17 April 2024.

Selama musim libur Lebaran kemarin juga khususnya delman yang berada di Jalur Limbangan-Malangbong tidak ada yang melanggar dan menjalankan amanatnya untuk tak beroprasi selama arus mudik-balik.

Ia menambahkan, kebijakan tidak boleh beroperasi bagi delman ini hanya berlaku di jalur nasional saja. Sedangkan untuk di jalur perkotaan masih tetap bisa beroperasi.

"Kalau di Garut Kota tidak, kan masih banyak jalan altenatif beda dengan jalur nasional," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: