Unik! Ayam Kampung Hidup Dijual Secara Asongan di Jalur Mudik Alternatif Garut-Tasikmalaya, Harganya Bersaing

Unik! Ayam Kampung Hidup Dijual Secara Asongan di Jalur Mudik Alternatif Garut-Tasikmalaya, Harganya Bersaing

Ayam kampung hidup dijual secara asongan di jalur mudik alternatif Garut-Tasikmalaya oleh warga Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya. Foto: ujang nandar/radartasik.com--

Biasanya para pembeli ayam kampung di sana merupakan warga yang mudik dari arah Garut ke Tasikmalaya atau arah sebaliknya. 

Ayam-ayam kampung yang dijualnya tersebut merupakan ayam dari hasil membeli dari masyarakat dan ternak sendiri. 

BACA JUGA: Ponsel Flagship Terbaru Nokia Harga dan Spesifikasi Nokia X60 Pro 5G 2024

BACA JUGA: Lapas Banjar Digeledah Tim Gabungan Jelang Idul Fitri 2024, Hasilnya Ditemukan Barang-Barang Terlarang

"Setiap hari berjualan. Dalam satu kali jualan saya membawa 20 ekor atau 15 ekor ayam kampung hidup," katanya

Dari jumlah yang dibawa itu bisa terjual, setiap harinya tidak menentu kadang bayak kadang sedikit. 

"Kalau lagi ada milik mah, sehari kadang bisa laku 10 ekor, 5 ekor bahkan hanya laku 2 ekor juga sering," kata dia.

Ditanya berkaitan harga jual ayam kampung di jalur mudik alternatif Tasikmalaya itu, Unus menjelaskan bahwa harganya sama dengan penjualan di pasar. 

Namun secara umum lebih mahal sedikit dari ayam kampung yang sudah disembelih, karena kondisinya masih hidup. 

"Yang namanya jualan mah kadang untung besar atau kecil itu mah sudah biasa. Yang penting ada lebihnya saja pak," kata Unus. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: