Konvoi Heboh Mobil Ambulans di Tasikmalaya, Ternyata Kopdar Komunitas Driver Siaga Bersatu

Konvoi Heboh Mobil Ambulans di Tasikmalaya, Ternyata Kopdar Komunitas Driver Siaga Bersatu

Kopdar Komunitas Driver Siaga Satu di Kota Tasikmalaya, Minggu 25 Maret 2024 malam. istimewa--

Konvoi Heboh Mobil Ambulans di Tasikmalaya, Ternyata Kopdar Komunitas Driver Siaga Bersatu

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Warga Kota Tasikmalaya semalam dibuat heboh oleh konvoi puluhan mobil ambulans yang menyalakan sirine serempak di jalan raya, Minggu 24 Maret 2024.

Video amatir yang menampilkan barisan mobil ambulans menyalakan sirine melintas di pusat Kota Tasikmalaya pun viral di media sosial hingga memicu spekulasi tentang kemungkinan terjadi kecelakaan bus.

Dalam video berdurasi sekitar 1 menit itu warga yang merekam mengira bahwa konvoi tersebut merupakan upaya evakuasi kecelakaan. Namun warga terkejut saat menyadari bahwa mobil-mobil ambulans tersebut kosong.

BACA JUGA:Dua Pemuda Bawa Motor Ugal-Ugalan di Tasikmalaya Diciduk Maung Galunggung saat Patroli Sahur

Setelah ditelusuri ternyata konvoi tersebut merupakan bagian dari acara rutin kopdar yang diselenggarakan oleh komunitas Driver Siaga Bersatu dan Driver Ambulans Rescue Kota Tasikmalaya.

Muhammad Sandi Permana, Panitia kegiatan menjelaskan bahwa acara kopdar tersebut diikuti oleh 80 unit mobil ambulans dari berbagai instansi kesehatan di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya.

"Kemarin yang datang ada 80 unit tim, kalau yang hadir semuanya ada 129 orang. Ini dari desa, puskesmas dan rumah sakit," paparnya kepada wartawan, Senin 25 Maret 2024. 

"Acaranya silaturahmi terkait kordinasi di Kota, saling kenal, buka bersama dan keliling Kota Tasikmalaya," sambungnya.

BACA JUGA:Bek Senior Persib Achmad Jufriyanto Berbagi Teknik Bertahan, Bisa Diikuti Pemain Sepakbola di Rumah

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar driver ambulans serta membangun koordinasi di Kota Tasikmalaya.

Sandi menyampaikan permohonan maaf atas ketegangan dan kehebohan yang mungkin terjadi di masyarakat akibat konvoi tersebut.

Dia menjelaskan bahwa tujuan utama dari kegiatan tersebut adalah untuk meningkatkan hubungan sosial dan profesional antar anggota komunitas.

"Kalau isu di masyarakat ramainya kecelakaan, itu tidak benar ya. Ini kami hanya Kopdar aja, silaturahmi. Kami mohon maaf jika konvoi ini membuat gaduh di masyarakat," jelasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: