Kampung Kawung Kabupaten Ciamis Jadi Sentra Ekonomi Kerakyatan Melalui Olahan yang Manis-Manis

Kampung Kawung Kabupaten Ciamis Jadi Sentra Ekonomi Kerakyatan Melalui Olahan yang Manis-Manis

Ketua Kelompok Tani Taruna Mandiri Kampung Kawung Kabupaten Ciamis, Peri Heryanto (kanan) saat mengikuti pelatihan dari Diskop UMKM Jabar, Sabtu 16 Marer 2024. istimewa--

BACA JUGA:Patroli Gabungan Digencarkan Selama Ramadhan di Banjar, Polisi Ciduk Remaja Diduga Mabuk

Terlebih, warga Desa Mekarmulya mayoritas usahanya dalam bidang pertanian sebanyak 90 persen. Oleh karenanya, selalu pemuda ini ingin mengangkat kesejahteraan ekonomi kerakyatan dalam bidang pertanian. 

"Selanjutnya kita pun menginisiasi program di Kampung Kawung di tahun 2017, dengan melakukan hilirisasi hasil aren. Mulai dari aren hingga pemasaran," jelasnya.

Hasilnya saat ini pun para penyadap petani Kampung Kawung yang wadahi kelompok tani Taruna Mandiri sudah 35 orang lebih. 

Kini memiliki produk gula aren semut, gula kawung granul, gula kawung cair (liquid), dan lainnya yang sudah terjamin keamanan dan kehalalannya dengan memiliki legalitas, seperti halal, Nomor Induk Berusaha (NIB), dan lainnya. 

BACA JUGA:Polisi di Tasikmalaya Ingatkan Pedagang Kembang Api Jangan Jual Petasan saat Ramadhan

"Semuanya yang dikemas dalam toples, plastik,dan sachet. Sedangkan untuk harga gula aren semut Rp 15.000- Rp150.000 dari kemasan 250 gram - 1 kilogram (kg)," pungkasnya.

"Produknya tidak hanya laris manis di Ciamis dan sekitarnya, tetapi juga sampai mancanegara yaitu Malaysia, hongkong, Amerika Serikat walupun belum pakai peti kemas, masih paket ekspedisi. Dan kini juga merambah jual di online baik menggunakan website dan marketplace," tandasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: