Polisi di Tasikmalaya Ingatkan Pedagang Kembang Api Jangan Jual Petasan saat Ramadhan

Polisi di Tasikmalaya Ingatkan Pedagang Kembang Api Jangan Jual Petasan saat Ramadhan

Personel Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota saat memberikan imbauan kepada pedagang kembang api agar tak jualan petasan saat Ramadhan. istimewa--

Polisi di Tasikmalaya Ingatkan Pedagang Kembang Api Jangan Jual Petasan saat Ramadhan 

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Dalam rangka mencegah peredaran petasan atau mercon di Kota Tasikmalaya, Satuan Samapta Polres Tasikmalaya Kota menggencakan patroli serta memberikan pembinaan kepada penjual kembang api saat Ramadhan ini.

Kapolres Tasikmalaya Kota AKBP Joko Sulistiono, melalui Kasat Samapta AKP Hartono menyatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mencegah terjadinya korban akibat petasan dan mercon.

"Kami melakukan pengecekan dan pendataan untuk memastikan apakah pedagang menjual petasan atau hanya kembang api," ujar Kasat Samapta Polres Tasikmalaya Kota, AKP Hartono kepada wartawan, Minggu 17 Maret 2024.

BACA JUGA:Doa Ramadhan Hari Ke-7: Diberikan Kemampuan untuk Beribadah, Dijauhkan Dari Kesia-siaan dan Dosa

AKP Hartono menerangkan, petugas patroli melakukan pendataan dan pengecekan terhadap penjual kembang api. 

Termasuk, petugas juga mendatangi kawasan Pasar Wetan dan Gunung Sabeulah Kota Tasikmalaya yang diduga menjadi lokasi pedagang jualan petasan atau mercon.

"Tetapi dari hasil pengecekan tidak ditemukan pedagang yang menjual petasan. Namun akan terus kami pantau," tegas AKP Hartono.

Lebih lanjut, AKP Hartono menekankan bahwa setelah pengecekan dilakukan, petugas memberikan imbauan kepada pedagang kembang api agar tidak menjual petasan atau mercon.

BACA JUGA:Identitas Jasad Wanita Pakai Baju Batik Ditemukan di Sungai Citanduy Tasikmalaya Terungkap, Ternyata ...

"Kami mengimbau warga Kota Tasikmalaya untuk tidak bermain petasan karena dapat mengganggu ketertiban dan membahayakan," tukas AKP Hartono.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: