Kepalanya Dilempar Botol Bir oleh Fans Lazio, Edoardo Bove: Saya Tidak Mau membuat keributan

Kepalanya Dilempar Botol Bir oleh Fans Lazio, Edoardo Bove: Saya Tidak Mau membuat keributan

Momen Edoardo Bove terkena lemparan botol bir dari fans Lazio-Tangkapan Layar X-

RADARTASIK.COM - Edoardo Bove mengatakan, “Saya tidak mau membuat keributan” setelah kepalanya dilempar botol bir oleh fans Lazio dalam Derby della Capitale di Coppa Italia. 

AS Roma tersingkir dari Coppa Italia setelah kalah dari rivalnya Lazio dengan skor 1-0 melalui penalti Mattia Zaccagni pada babak kedua. Ini adalah kekalahan keempat Jose Mourinho melawan Lazio dalam Derby della Capitale.

Ada insiden yang membuat fans AS Roma sangat marah ketika Edoardo Bove terkena botol bir yang dilempar oleh fans Lazio saat keluar lapangan pada babak kedua. 

Namun, Bove memberikan tanggapan yang mengejutkan ketika diwawancarai oleh Sky Sports Italia tentang insiden botol tersebut, di mana Biancocelesti kemungkinan akan dihukum atas perilaku pendukungnya itu.

BACA JUGA:Ratusan Ajengan Lembur di Tasikmalaya Deklarasi Dukung Ganjar-Mahfud karena Hal ini

“Mereka melemparkan sebotol bir ke kepala saya dan saya tersadar. Saya kira belum saatnya menimbulkan kontroversi atau membuat keributan, pihak yang berwenang akan turun tangan karena menurut saya itu bukan hal yang biasa. Namun, saya lebih suka membicarakan hal-hal di lapangan,” kata Bove dikutip dari Tuttomercato.

Ia merenungkan alasan mengapa AS Roma kalah dari Lazio karena insiden penalti dan menyesali kegagalan timnya memanfaatkan peluang di akhir pertandingan. 

“Babak pertama berjalan imbang, babak kedua kami langsung tertinggal karena ada insiden. Kemudian sulit untuk mengubah haluan begitu Anda mengambil jalan yang salah, setelah kami kebobolan gol, kami berada dalam sedikit kesulitan,” ujarnya.

“Kemudian di penghujung pertandingan, kami menciptakan peluang-peluang yang sayangnya tidak mampu kami manfaatkan,” lanjutnya. 

BACA JUGA:Sarri Bantah Tudingan Mourinho Lazio Menang Karena VAR: Wasit Hanya Butuh 8 Detik untuk Memutuskan

Edoardo Bove juga mengakui laga derby sangat menegangkan dan merasa sangat sakit harus menelan kekalahan dari Lazio yang menjadi musuh bebuyutan AS Roma.

“Derby adalah pertandingan yang sangat menegangkan, terkadang kualitas permainan menurun. Seharusnya tidak seperti ini, tapi itu terjadi, itu terjadi pada mereka juga, di babak pertama mereka sama sekali tidak menciptakan apa-apa,” ucapnya.

“Sungguh menyakitkan untuk kalah di pertandingan ini, tapi kami akan memulai lagi dengan kekuatan grup, kami akan bersatu, musim masih panjang,” tekadnya.

Terakhir, Bove berbicara tentang pemain baru Dean Huijsen yang melakukan pelanggaran dan mengakibatkan penalti untuk Lazio. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: tuttomercato