Sambil Mabuk, Sopir Angkutan Tasikmalaya dan 2 Temannya Keroyok Pengemudi Truk Tangki Pertamina

Sambil Mabuk, Sopir Angkutan Tasikmalaya dan 2 Temannya Keroyok Pengemudi Truk Tangki Pertamina

Dua pelaku pengeroyokan sopir truk tangki Pertamina diamankan Polres Tasikmalaya Kota, Kamis 3 Agustus 2023. rezza rizaldi / radartasik.com--

Sambil Mabuk, Sopir Angkutan Tasikmalaya dan 2 Temannya Keroyok Pengemudi Truk Tangki Pertamina 

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Karena pengaruh minuman keras oplosan, sopir angkutan di Tasikmalaya beserta 2 temannya keroyok pengemudi dan kernet truk tangki Pertamina.

Aksi pengeroyokan ini sempat viral videonya di media sosial. Kejadian itu terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kelurahan Kersamenak, Kecamatan Kawalu, Kota Tasikmalaya, Selasa lalu 4 Juli 2023 pukul 17.45.

Dua dari 3 pelaku pengeroyokan tersebut berhasil diringkus tim Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota, kemarin Minggu 31 Juli 2023 di rumahnya masing-masing setelah sempat kabur ke Bandung dan Garut.

BACA JUGA:Dipinjamkan ke Atalanta, Mimpi Buruk Charles De Ketelaere di AC Milan Berakhir

Mereka yang ditangkap adalah FR (31) dan AFS (25). Seorang tersangka lagi, WH masih dalam pencarian Polisi. Korbannya adalah Dedi dan Jani, sopir serta kernet truk tangki.

"Alhamdulillah kita telah berhasil mengungkap kejadian pengeroyokan yang viral tersebut," ujar Wakapolres Tasikmalaya Kota, Kompol Dhoni Erwanto kepada radartasik.com, Kamis 3 Agustus 2023. 

Terang dia, kronologi pengeroyokan ini berawal saat mobil tangki Pertamina akan mendahului mobil angkutan umum dengan membunyikan klakson.

Kemudian, kernet truk tangki sempat melambaikan tangan dalam artian memberikan tanda kepada mobil angkutan bahwa truk akan menyalipnya.

BACA JUGA:Gabung Persib, Bocah Bandung Menjelma Jadi Pujaan Terhebat Bobotoh

Namun karena para pelaku sedang mabuk, lambaian tangan itu dianggap mereka adalah menantang kepada sopir angkutan.

"Lalu sopir angkutan itu merasa tidak terima dan merasa ditantang sehingga terjadilah pengeroyokan tersebut. Di dalam angkutan itu ada sopir dan 2 temannya. Para pelaku mengeroyok korban menggunakan kunci roda," terangnya. 

Dia menambahkan, sopir dan kondektur truk tangki mengalami luka-luka di bagian wajah dan bagian tubuh lainnya. Kemudian para korban melaporkan kasus tersebut ke pihak Kepolisian.

"Saat kita periksa para tersangka mengakui semua perbuatannya. Mereka juga mengakui kejadian itu dilakukan saat merek mabuk minuman keras oplosan," tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: