Muktamar ke-4 Hizbul Wathan Resmi Dibuka, Ini Amanat Sekum PP Muhammadiyah

Muktamar ke-4 Hizbul Wathan Resmi Dibuka, Ini Amanat Sekum PP Muhammadiyah

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti MEd mengukuhkan Jenderal Besar Soedirman sebagai Bapak Pandu Hizbul Wathan.-Istimewa-

Muktamar ke-4 Hizbul Wathan Resmi Dibuka, Ini Amanat Sekum PP Muhammadiyah

MALANG, RADARTASIK.COMGerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) menggelar Muktamar ke-4 di Kampus III Universitas Muhammadiyah Malang (UMM).

Perhelatan 5 tahunan yang diikuti 812 peserta, 700 penggembira dan disemarakkan 3.100 peserta perkemahan akbar ini dibuka resmi pada Rabu 26 Juli 2023 oleh Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr H Abdul Mu’ti MEd.

Sederet tokoh turut hadir pada acara pembukaan Muktamar ke-4 Hizbul Wathan yang dilaksanakan di Gedung Dome UMM.

BACA JUGA: Bank Mandiri Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 1,5 Juta Penerima dan 2,1 Juta Kartu Tani Kementan

Di antaranya Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur Dr dr Sukadiono MM dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah DI Yogyakarta Dr Muhammad Ikhwan Ahada SAg MA.

Salah seorang tokoh kebangkitan kembali Pandu Hizbul Wathan Drs H Mukhlas Abror dan tamu kehormatan yang juga anggota Komisi X DPR RI dan tokoh PP Muhammadiyah Prof Dr Zainudin Maliki.

Turut hadir Rektor UMM Prof Dr H Fauzan MPd dan perwakilan pimpinan organisasi otonom tingkat pusat yakni Aisyiyah, Pemuda Muhammadiyah, Nasyi’atul Aisyiyah, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah, Ikatan Pelajar Muhammadiyah dan Tapak Suci Putera Muhammadiyah.

Dalam amanatnya, Abdul Mu’ti mengawali dengan menyitir QS Ali Imran ayat 159. Selanjutnya ia berpesan bahwa muktamar tidak sekadar forum permusyawaratan proses suksesi kepemimpinan dan penyusunan program kerja, tetapi bagaimana lebih membumikan dan mentransformasikan nilai-nilai kepanduan Hizbul Wathan untuk Islam dan Indonesia yang berkemajuan.

BACA JUGA: Bupati Tasikmalaya Lantik Kades PAW, Penjabat Kades dan Anggota BPD

Ada tiga hal yang ditekankan. Pertama, mendorong agar nilai-nilai yang terkandung dalam sepuluh Undang-Undang Hizbul Wathan bisa diaktualisasikan dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan.

”Momentum muktamar ini harus menjadi bagian dari ikhtiar kita agar nilai-nilai yang terkandung dalam Undang-Undang Hizbul Wathan itu tidak hanya terinteranalisasi pada diri semua Pandu Hizbul Wathan, tetapi juga teraktualisasi bahkan terlembaga dalam kehidupan keumatan dan kebangsaan,” ungkapnya. 

Dia merasa yakin dengan mengamalkan nilai-nilai tersebut Indonesia akan bangkit, tampil menjadi negara yang maju, makmur, adil dan memimpin dalam memajukan membangun peradaban dunia yang utama.

Kedua, mengajak seluruh pandu HW untuk tampil lebih percaya diri sebagai generasi yang unggul dan berprestasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: