Kisah Lucu Abu Nawas Menjawab Pertanyaan Baginda Raja Harun Al Rasyid tentang Batas Alam Semesta

Kisah Lucu Abu Nawas Menjawab Pertanyaan Baginda Raja Harun Al Rasyid tentang Batas Alam Semesta

Kisah Lucu Abu Nawas menjawab pertanyaan Baginda Raja Harun Al Rasyid tentang alam semesta sangat menganggumkan.-istimewa:sumeks.co-

“Aku belum mengerti apa yang kamu maksudkan Abu Nawas,” sela baginda raja.

“Kita sebagai makhluk yang dianugerahi akal. Selama ini akal sering disematkan di otak yang ada di dalam kepala kita,” lanjut Abu Nawas.

“Lalu?” kejar baginda raja tak sabar.

“Akal yang membuat kita berpikir yang letaknya di dalam kepala kita itulah batasan alam semesta,” kata Abu Nawas.

“Aku masih belum mengerti Abu Nawas,” kata baginda raja.

“Akal dan pikiran manusia itu sangat terbatas kemampuannya. Jadi kemampuannya tidak akan mungkin menembus hal-hal yang tak terbatas dari ciptaan Tuhan,” jelas Abu Nawas.

“Maka batasan alam semesta ada di terbatasnya akal dan pikiran kita untuk memikirkannya,” tandas Abu Nawas.

“Kalau tuanku memaksakannya, hemat hamba hanya akan membuang waktu tuanku saja. Sampai ajal menjemput tidak akan tuntas,” tukik Abu Nawas.

“Sebaiknya, tuanku lebih fokus memikirkan amanat kekuasaan yang sedang diemban saat ini.”

“Yakni lebih memakai akal dan pikiran tuanku untuk mengurus rakyat agar lebih baik kehidupannya. Lebih soleh perilakunya. Sebab itu semua akan jadi pertanggungjawaban tuanku di hari yang tidak ada batasannya kelak,” tegas Abu Nawas.

Baginda Raja Harun Al Rasyid tertegun mendengar apa yang dijelaskan Abu Nawas. Terdiam cukup lama sehingga suasana istana jadi hening.

Para menteri dan pembesar istana tersipu-sipu. Mereka tertunduk dalam diamnya.

Mereka serasa tertampar dengan apa yang Abu Nawas utarakan.

Selama ini lebih fokus mengurus kepentingan jabatannya, kekuasaannya, dan kekayaannya saja.

Lupa dengan amanat kekuasaan dan jabatan untuk berkhidmat kepada rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: