Tiga Bacawalkot Tasikmalaya Adu Gagasan di Panggung sang Pemimpin, Hasilnya?

Tiga Bacawalkot Tasikmalaya Adu Gagasan di Panggung sang Pemimpin, Hasilnya?

Tiga Bacawalkot Tasikmalaya yang adu gagasan di Panggung sang Pemimpin, Jumat 14 Juli 2023. Foto-foto: mohamad hasbi / radar tv--

Tiga Bacawalkot Tasikmalaya Adu Gagasan di Panggung sang Pemimpin, Hasilnya?

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Tiga Bakal Calon Wali Kota (Bacawalkot) Tasikmalaya untuk Pilkada 2024 berdasarkan hasil polling Radar Tasikmalaya adu gagasan di Panggung sang Pemimpin, Jumat 14 Juli 2023.

Ketiga Bacawalkot Tasikmalaya yang adu gagasan di Studio Radar TV itu adalah Yanto Aprianto, Azis Rismaya Mahfud dan Enjang Bilawini.

Mereka adu gagasan mengenai berbagai hal yang terjadi di Kota Tasikmalaya. Mulai dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), stunting, kemiskinan, sampah, dan berbagai kebijakan lainnya.


Suasana adu gagasan para Bacawalkot Tasikmalaya di Panggung sang Pemimpin, Jumat 14 Juli 2023. rezza rizaldi / radartasik.com--

Bacawalkot Tasikmalaya, Azis Rismaya Mahfud menyatakan, stunting, kemiskinan, dan sampah merupakan permasalahan yang harus dihadapi serta diselesaikan oleh pemerintah daerah. 

"Tentunya permasalahan-permasalahan ini harus dihadapi oleh pemerintah dengan keberpihakan kebijakan," kata Azis. 

Selain itu, terang dia, pemerintah daerah juga harus melibatkan ulama dan tokoh agama dalam menyelesaikan permasalahan tersebut. 

"Tentunya selain itu, kami juga akan terus membantu agar permasalahan ini bisa segera diselesaikan," terangnya. 


Tiga Bacawalkot Tasikmalaya melakukan salam komando usai adu gagasan di Panggung sang Pemimpin, Jumat 14 Juli 2023. ujang nandar / radartasik.com--

Dalam hal kebijakan, menurut dia, anggota DPRD dan pemerintah daerah juga harus berpihak pada pembangunan.

Sementara itu, Bacawalkot Tasikmalaya, Enjang Bilawini menjelaskan bahwa semua permasalahan di Kota Tasikmalaya harus dapat diselesaikan, termasuk permasalahan sampah, stunting, kemiskinan, dan PAD yang masih minim. 

"Hal ini harus dimulai dengan peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang dimulai dari pendidikan," tuturnya. 

Untuk penanganan sampah, selain kebijakan, juga diperlukan inovasi seperti peningkatan jumlah bank sampah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: