20 April Gerhana Matahari Hybrid, Fenomena Langka di Akhir Ramadan

20 April Gerhana Matahari Hybrid, Fenomena Langka di Akhir Ramadan

20 April Gerhana Matahari Hybrid, fenomena langka di akhir Ramadan.--Sumeks--

RADARTASIK.COM – Tanggal 20 April 2023 akan terjadi Gerhana Matahari tepat di hari ke-29 Ramadan.

Gerhana Matahari ini fenomena alam istimewa khususnya untuk umat Islam di bulan Ramadan 1444 H.

Umat Islam malam harinya melalui malam ke-29 Ramadan atau malam ganjil terakhir. Lalu siangnya terjadi Gerhana Matahari Hybrid.

Ini fenomena yang langka dan sayang sekali kalau dilewatkan. Sebab selama ini kita mengenal hanya tiga Gerhana Matahari yaitu Total, Cincin, dan parsial atau sebagian.

BACA JUGA: Persib Coret 5 Pemain untuk Musim Depan? Pengamat: Mereka Sudah Tidak Pantas Lagi Memperkuat Persib

Menurut Johan Muhammad Peneliti Pusat Riset Antariksa Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) gerhana matahari terjadi saat sinar matahari terhalang bulan.

“Bayangan Bulan akan jatuh di Bumi. Daerah di Bumi yang berada di bawah bayangan inti (umbra) Bulan akan mengalami gerhana Matahari Total,” jelas Jonan pada kegiatan BRIN Insight Every Friday, Jumat 27 Januari 2023.

Gerhana yang akan terjadi ini namanya Gerhana Matahari Hybrid. Baru mendengarnya juga bukan?

Ingin mengetahui lebih jelas tentang Gerhana Matahari Hybrid, simak terus artikel ini sampai tuntas.

BACA JUGA: Bobotoh Dukung Persib Coret 5 Pemain untuk Musim Depan, Pengamat: Manajemen Jangan Kepikir Mempertahankan

Gerhana Matahari terjadi saat cakram matahari tertutup cakram bulan. 

Hal itu karena posisi matahari bulan dan bumi berada pada satu garis lurus.

Lalu dinamakan Gerhana Matahari Hybrid kenapa?

Dijelaskan Jonan Muhammad Gerhana Matahari Hybrid merupakan gerhana Matahari yang tampak di sebagian wilayah Bumi sebagai gerhana Matahari Total, tetapi di sebagian lain wilayah Bumi tampak sebagai gerhana Matahari Cincin.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: