12 Provinsi Laporkan Kejadian Luar Biasa Campak, Penyebab Banyak Anak yang Tidak Diimunisasi Rutin

12 Provinsi Laporkan Kejadian Luar Biasa Campak, Penyebab Banyak Anak yang Tidak Diimunisasi Rutin

Ilustrasi campak bisa menyerang pada balita, salah satu pencegahan dengan imunisasi sesuai jadwal.-Foto:dokpixabay-

KOTA TASIK, RADARTASIK.COM - Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mendapatkan laporan 12 provinsi yang menyatakan kejadian luar biasa campak

Sebanyak 3.341 kasus campak dilaporkan oleh 223 kabupaten kota dari 32 provinsi yang ada di Indonesia pada tahun 2022, data ini meningkat 32 kali lipat dibandingkan laporan tahun 2021. Bahkan ada 55 KLB yang terjadi di 34 kabupaten/kota di 12 provinsi.

Disebut kejadian luar biasa atau KLB bila minimal ada 2 kasus yang muncul di daerah tersebut dan sudah dikonfirmasi secara laboratorium serta kasus yang muncul ada hubungannya dengan epidemiologi.

Di Indonesia terjadi peningkatan kasus sebanyak 32 kali lipat antara tahun 2021 dan tahun 2022.

BACA JUGA:Waspada Kejadian Luar Biasa Campak, Bisa Sebabkan Penyakit Berat, Pencegahan Hanya dengan Vaksinasi

Hal ini terjadi akibat selama masa pandemi Covid-19 yang terjadi dua tahun berturut-turut, banyak anak yang tidak mendapatkan imunisasi rutin.

Penyakit campak sangat mudah menular yang dapat menginfeksi saluran pernafasan. Bahkan yang terparah bisa sebabkan radang otak.

Campak yang tergolong sebagai penyakit menular, dampat dicegah dengan melakukan imunisasi Measles dan Rubella (MR).

Imunisasi ini penting untuk memberikan perlindungan kekebalan spesifik dari bahaya penyakit campak dan rubella. 

Sumber: