Sudah Tahu Belum? Pendaftar BBM Bersubdisi Dijatah 40 Liter Per Hari, Harga Pertamax Turbo Naik Lagi

Sudah Tahu Belum? Pendaftar BBM Bersubdisi Dijatah 40 Liter Per Hari,  Harga Pertamax Turbo Naik Lagi

Mulai Rabu ini, 3 Agustus 2022 harga sejumlah BBM non subsidi kembali mengalami kenaikan. foto: disway--

TASIKMALAYA,RADARTASIK.COM -  Pertamina memberikan jatah 40 liter BBM bersubidi, jenis Pertalite ataupun Solar, bagi pemilik kendaraan roda empat yang telah disetujui pengajuan pendaftaran pembeliannya melaui webite subisditepat.mypertamina.id.

Menurut pihak Pertamina, jatah 40 liter tersebut diberikan per hari. Artinya jika dalam sehari pemilik kendaraan roda empat terswbut sudah membeli BBM bersubsisi sebanyak 40 liter, maka ketika BBM bersubdisi di tangki mobilnya habis, dan ingin mengisinya lagi, pemilik atau pengguna kendaraan tersebut harus membeli BBM non subsidi. 

Jika dihitung secara nominal, 40 liter BBM bersubisi itu seharga Rp306.000 untuk Pertalite, atau Rp206.000 untuk Solar.

BACA JUGA:Waduh! Motor Pegawai Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya Digondol Maling, Ketahuan Saat Pemiliknya Akan Makan  

“Apabila sudah terdaftar sebagai yang berhak membeli Pertalite maka sobat diberikan kuota harian maksimal 40 liter,” ujar admin twitter MyPertamina bernama Raisa, Rabu 3 Agustus 2022.   

Disinggung mulai kapan pemberlakukan pembelian BBM bersubsidi menggunakan QR code untuk daerah Tasikmalaya dan lainnya yang menjadi percontohan awal pendaftaran BBM bersubdi pada 1 Juli lalu, admin MyPertamina tersebut menjawab bahwa saat ini Pertamina masih fokus pada tahap pendaftaran.

“Saat ini Pertamina masih fokus pada tahap pendaftaran dan pencocokan data, sehingga pembelian masih dilayani seperti biasanya,” tuturnya. 

BACA JUGA:Mulai Hari Ini, Anak-Anak Pelaku Bully di Kecamatan Singaparna Dikembalikan ke Kampung Halamannya

Sementara itu dalam rilisnya pada 24 Juli lalu,  Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading PT Pertamina (Persero) menyatakan sangat mengapresiasi masyarakat yang telah mendukung Program Subsidi Tepat Sasaran dengan telah melakukan pendaftaran, baik di booth pendaftaran di SPBU/lokasi yang ditentukan, website subsiditepat.mypertamina.id maupun melalui aplikasi MyPertamina.

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Irto Ginting menjelaskan bahwa saat ini seluruh proses pendaftaran masih terus berlangsung, hingga 23 Juli kendaraan yang telah didaftarkan mencapai lebih dari 220 ribu unit. “Dari total ini, hampir 80% kendaraan yang didaftarkan adalah jenis kendaraan yang mengkonsumsi Pertalite, sisanya adalah pengguna Solar Subsidi,” ujar Irto. 

Irto pun mengungkapkan masyarakat yang mendaftarkan kendaraannya pada Program Subsidi Tepat ini tidak hanya terbatas pada kota atau kabupaten yang memang secara resmi telah dibuka periode pendaftarannya, namun juga dari seluruh provinsi di Indonesia. 

BACA JUGA:Hindari Kasus Perundungan Anak, MUI Singaparna Minta Pembatasan Gadget di Sekolah

Melihat tingginya pendaftar dari seluruh wilayah tersebut, maka Pertamina Patra Niaga memperluas wilayah pendaftaran pembelian BBM bersubidi tersebut hingga 50 kota atau kabupaten.

“Melihat dukungan dari masyarakat dalam mewujudkan penyaluran BBM subsidi yang lebih tepat sasaran, Pertamina Patra Niaga memang secara bertahap akan terus memperluas wilayah Program Subsidi Tepat. Perluasan ini tentu dibarengi dengan evaluasi, bagaimana kesiapan sistem serta kesiapan di lapangan dalam menentukan wilayah mana yang akan menjalankan Program Subsidi Tepat,” terangnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: radarindramayu.disway.id