UNPER Tasik Siap Berprestasik di PKM 2021

UNPER Tasik Siap Berprestasik di PKM 2021

TASIK - Universitas Perjuangan (Unper) Tasikmalaya menggelar pelatihan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) 2021 secara daring, Sabtu (13/2/2021). PKM menghadirkan pemateri Pembimbingan PKM Lolos Pekan Ilmiah Nasional (Pimnas) Dosen Program Studi Farmasi Unper Tasikmalaya Ali Norfriandi MSi Apt PhD, Student Of Northwest A&F University China Dwi Wijayanti MSi dan Ex-Finalis Pimnas PKM Nasrudin MSc. Rektor Unper Tasikmalaya Prof Dr H Yus Darusman MSi mengatakan, penting sekali menumbuhkan inovasi dan kreativitas mahasiswa saat ini. Maka Unper terus membangun motivasi keragaman intelektual. Ketika Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbud akan menyelenggarakan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Tahun 2021 pihaknya pun menyambut positif karena bisa memandu mahasiswa untuk menjadi pribadi yang taat aturan, kreatif, inovatif, objektif dan kooperatif. “Mahasiswa Unper harus mengikuti PKM 2021 karena memacu kreativitas dan inovasi,” katanya kepada Radar, Senin (15/2/2021). Melalui PKM ini, sambungnya, mahasiswa bisa melatih tiga potensi yaitu potensi pikiran, melatih perasaan dan ranah psikomotorik atau keterampilan. “Kenapa mahasiswa harus mengikuti program kreativitas ini? Karena kalaupun tidak masuk tetap memiliki keuntungan belajar dan melatih mengembangkan daya pikir,” ujarnya seraya diamini Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) Unper Tasikmalaya Firgian Ardigurnita, MP. Harapannya, mahasiswa Unper terus melakukan lompatan untuk menciptakan jalannya program pemerintah yaitu Merdeka Belajar Kampus Merdeka. Dengan begitu nantinya akan serasi dengan dunia kerja dan mudah membuat lapangan kerja. “Dengan PKM ini, peluang terbuka lebar, mudah-mudahan terus semangat belajar. Hal itu sebagai wujud adaptasi terhadap Covid-19. Diharapkan mahasiswa memiliki kemampuan dalam kecepatan menemukan solusi atas persoalan yang dihadapinya,” katanya. Ia mengatakan, mahasiswa Unper pernah mengikuti PKM 2019 dan bisa sampai Pimnas di Bali, dengan berhasil menciptakan produk Boom Tea dari daun ara yang khasiatnya bisa menurunkan diabetes dan kolesterol. Selain itu, mahasiswa Unper juga pernah menjadi juara tiga besar nasional Program Bina Desa dari grup Parahita di Jakarta. Awal yang baik mengadakan pelatihan PKM ini. Semoga mahasiswa Unper bisa mengikutinya dan dapat lolos. Terlebih melihat pengalaman, perwakilan dari Unper sudah sampai menjadi kandidat Pimnas di Bali. ”Hal itu jadi motivasi untuk meningkatkan prestasi kita di nasional bahkan internasional,” ujarnya. Dosen Program Studi Farmasi Unper Tasikmalaya Ali Norfriandi MSi Apt menyampaikan, mahasiswa Unper bisa langsung membuat tim untuk pengajuan proposal PKM ini. Hal ini perlu karena memberikan gambaran bagaimana menyusun ide atau gagasan agar proposalnya lolos pada program kreativitas mahasiswa 2021. “Temanya bisa yang berhubungan dengan pencegahan penyebaran Covid-19 yang sesuai dengan disiplin ilmu mahasiswa Unper,” katanya. Dengan mengikuti kegiatan ini, selain bisa memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif mahasiswa juga membawa nama baik Unper. Terlebih dalam penelitian dan hasil kreativitas Unper masih klaster empat. “Silahkan mahasiswa Unper berlomba-lomba untuk berdaya lewat PKM 2021 dengan bisa melakukan pengusulan proposal ke Dikti hingga 28 Februari,” ujarnya. (riz)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: