Ibu dan Anak Anies Baswedan Ternyata Ikut Jadi Penyumbang Bertambahnya Kasus Positif Covid-19 di Jakarta

Ibu dan Anak Anies Baswedan Ternyata Ikut Jadi Penyumbang Bertambahnya Kasus Positif Covid-19 di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyampaikan informasi jika ibunda dan anaknya positif terpapar Covid-19. Foto: Instagram aniesbaswedan--

Radartasik, JAKARTA - Tren meningkatkan kasus harian Covid-19 di Indonesia salah satunya "disumbang" oleh DKI Jakarta.

Berdasarkan data per hari Rabu (22/06/2022) kemarin, jumlah kasus harian Covid-19 di Indonesia yang disumbang oleh DKI Jakarta mencapai angka 1.226 kasus.

Menariknya, tanpa diduga ibunda dan anak Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menjadi dua orang "penyumbang" bertambahnya kasus Covid-19 ini.

"Di rumah saya, hari ini (Kamis,red) ada dua yang positif Covid-19. Satu ibu saya, satu (lagi) anak saya," ujar Anies kepada wartawan di Jakarta Pusat.

BACA JUGA:Pegawainya Bertindak Asusila, Kemenag Jawa Barat Siapkan Sanksi

Kendati dinyatakan positif Covid-19, Anies menyebut, sang ibunda, Aliyah Rasyid, dan anakya tak memiliki gejala pada umumnya.

"Tapi dua-duanya tidak mengalami gejala apa pun," ungkap Anies.

Karena tidak memiliki gejala apapun, Anies memastikan sang ibunda tak memerlukan perawatan khusus. Terlebih lagi, sang ibu disebut telah mendapatkan vaksin lengkap atau booster.

"Jadi kami merasakan juga bahwa ya memang positif, tapi tidak ada gejala sedikit pun, apa pun, tidak ada. Beliau sudah mengalami vaksin booster," beber Anies seraya menyebutkan kalau sang ibunda sudah dua kali terpapar Covid-19.

BACA JUGA:Seru! Cak Imin dan Yenny Wahid Saling Sindir Soal PKB yang Dulu Ikut Didirikan oleh Gus Dur

Oleh karena itu Anies pun meminta masyarakat, khususnya warga Jakarta segera melakukan vaksin booster.

"Kami mendorong kepada semua kepada masyarakat yang belum mendapatkan vaksin ketiga, yuk ambil, datangi fasilitas kesehatan," ujarnya.

"Kami akan terus jangkau. Dengan begitu, harapannya, nanti kalaupun terpapar, tidak mengalami infeksi yang membuat harus menjalani perawatan khusus," pungkasnya.

Sumber: