Warga Masih Berburu Minyak Goreng Curah

Warga Masih Berburu Minyak Goreng Curah

Warga berburu minyak goreng kemasan di Pasar Tradisional Banjar. Antrean terjadi lantaran minyak goreng masih mendapatkan subsidi harga. Foto: Cecep herdi/radar tasikmalaya--

Radartasik, BANJAR – Warga di Kota Banjar masih antre membeli minyak goreng curah di Pasar Banjar. Padahal, minyak goreng curah masih disubsidi pemerintah dengan harga Rp 15.500 per kilogram.

“Setiap harinya antrean selalu terjadi untuk pembelian minyak goreng curah. Sebab harganya masih disubsidi,” kata Kepala Bidang Perdagangan Dinas KUKMP Kota Banjar Mamat Rahmat, Senin (23/5/2022).

BACA JUGA: Tifosi Milan Yang Mencuri Medali: Terima kasih Pioli

Menurut dia, antrean juga bukan hanya masyarakat dan pedagang eceran. Kini rata-rata pelaku UMKM yang memproduksi olahannya menggunakan minyak goreng juga berpindah dari minyak goreng kemasan ke minyak goreng curah.

BACA JUGA: Dybala: Francesco Totti Idola Saya

“Karena minyak goreng kemasan sudah tidak ada subsidi lagi, sehingga para pelaku UMKM juga saat ini banyak yang menggunakan minyak goreng curah,” kata dia.

BACA JUGA: Cedera Patah Tulang, Teja Paku Alam Menepi Lama, Persib Siapkan Kiper Utama Pengganti

Mamat mengatakan, minyak goreng curah masih mendapatkan subsidi, sehingga bisa menekan biaya operasional pelaku UMKM. “Wajar ketika UMKM saat ini memburu minyak goreng curah karena UMKM kan produktif bukan konsumtif,” katanya.

BACA JUGA: Halo Pemerintah Daerah, Uang Pemulihan Ekonomi yang Masih Mengendap di Bank Capai Rp191,57 Triliun

Sementara ketersediaan minyak goreng kemasan baik di toko modern maupun di pasar tradisional kini setoknya melimpah. Namun harganya normal tanpa ada subsidi lagi dari pemerintah. (cep)

Sumber: