Ciptakan Masyarakat Bersih dan Sehat

Ciptakan Masyarakat Bersih dan Sehat

RADARTASIK, TASIKMALAYA - Puskesmas Sodonghilir terus memaksimalkan perannya dalam semua aspek pelayanan dasar kesehatan bagi masyarakat. Seperti halnya dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 yang saat ini sudah mulai menurun tingkat kasusnya. Dengan melakukan vaksinasi terhadap masyarakat.

Kemudian dalam menciptakan Open Defecation Free (ODF) atau stop buang air besar (BAB) sembarangan agar  penyebaran penyakit berbasis lingkungan bisa dicegah. Termasuk menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Dan juga Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan membiasakan masyarakat hidup bersih menjaga kebersihan lingkungannya. 

Kepala Puskesmas Sodonghilir Popon Herlina mengatakan, dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini, Puskesmas telah melaksanakan vaksinasi dosis pertama, kedua dan booster.

Terbukti untuk capaian vaksinasi dosis satu sudah mencapai 97 persen, dosis dua sebanyak 78,63 persen dan sudah lebih dari target maksimal. “Kalau untuk booster belum mencapai target baru 12 persen, targetnya harus lebih dari 30 persen,” kata Popon, kepada Radar, Jumat (20/5/2022). 

BACA JUGA: Masjid Mako Brimob di Cineam, Tasikmalaya Dibangun 2 Lantai, di Lokasi Strategis, Ini Harapan Kapolda Jabar

Menurut dia, setelah adanya kebijakan pemerintah pusat soal kelonggaran pemakaian masker di tempat terbuka, masyarakat di Sodonghilir dengan sendirinya sudah mulai melepaskan maskernya. “Akan tetapi masih ada juga masyarakat yang masih menggunakan masker. Kebanyakan orang kesehatan dan pelayanan publik,” ujarnya.

Dia menyebutkan, untuk masyarakat yang ke puskesmas tetap harus memakai masker. Jika tidak diarahkan untuk membeli dulu. Dalam rangka mencegah penyakit menular.

Selain dalam pencegahan Covid-19, lanjut dia, perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS, oleh Puskesmas Sodonghilir terus dikuatkan. Masyarakat di biasakan cuci tangan. “Kemudian ada kebersihan lingkungan, lewat Jumat bersih. Lalu ada senam sehat masyarakat dan lansia. Dalam upaya meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat,” jelas dia. 

Kemudian, dalam upaya menciptakan kecamatan yang bebas dari ODF atau buang air besar sembarangan. Dari 12 desa, tunggal desa dua lagi yang belum ODF. “Alhamdulillah untuk Sodonghilir sudah mendapatkan penghargaan dari bupati Tasikmalaya untuk kecamatan yang menuju 100 persen ODF. Targetnya insya Allah tahun ini semua desa bisa ODF,” terang dia.

BACA JUGA: Wabah PMK Masih Terkontrol

Dia menambahkan, Puskesmas Sodonghilir juga sudah melaksanakan screening kesehatan mata atau lansia yang mengalami katarak untuk di operasi, dalam rangka peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) tahun 2022. 

“Yang diperingati setiap tanggal 29 Mei. Peringatan ini bertujuan untuk mendukung semangat jiwa raga para lansia di Kecamatan Sodonghilir,” tambah dia.

Kepala Tata Usaha (KTU) Puskesmas Sodonghilir Ugan Suganda menambahkan, selain itu Puskesmas Sodonghilir pun sudah mempunyai Posyandu remaja. “Belum semua kecamatan di Kabupaten Tasikmalaya ada, baru ada beberapa, dan  Sodonghilir sudah ada posyandu remaja. Sasarannya anak SD dan SMP,” jelasnya. 

Dia menambahkan, untuk anak balita 0-5 tahun sudah ada Posyandu. Untuk Posyandu Remaja ini untuk anak usia SD dan SMP. Semua aspek kesehatan dilaksanakan dari mulai pencegahan anemia dan remaja yang sudah haid diberikan tablet zat besi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: