Kolaborasi Membangun Merdeka Belajar

Kolaborasi Membangun Merdeka Belajar

RADARTASIK, TASIKMALAYA- Menteri Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim melantik sejumlah pejabat di lingkungan Kemendikbudristek, Rabu (18/5/2022).  Salah satunya Dr Nundang Busaeri Ir MT yang dilantik menjadi Rektor Universitas Siliwangi (Unsil) Tasikmalaya.

Nadiem Makarim menyampaikan bahwa kunci keberhasilan dalam   mengimplementasikan kebijakan Merdeka Belajar sejak 2020 hingga hari ini adalah buah dari kolaborasi seluruh pihak dalam pendidikan Indonesia. Khususnya dalam upaya bangkit di tengah pandemi Covid-19.

”Kolaborasi kunci utama memulihkan pembelajaran dari dampak learning loss ataupun berkurangnya pengetahuan dan keterampilan secara akademis,” katanya lewat media sosial YouTube Kemendikbudristek, Rabu (18/5/2022).

Berkenaan tersebut, pada kesempatan ini merupakan bagian upaya Kemendikbudristek untuk semakin mengakselerasi kerja lintas sektor sehingga dapat memperluas penjuru Indonesia.

BACA JUGA: 10% Data Vaksinasi Calon Haji Kota Tasikmalaya Belum Bisa Diinput ke Siskohatkes

Oleh karenanya, peran dan komitmen Staf Ahli Bidang Kelembagaan dan Masyarakat dibutuhkan Kemendikbudristek untuk membantu dalam membangun komunikasi. Tentunya kepada berbagai organisasi dan lembaga untuk memastikan dukungan publik atas kebijakan yang dilahirkan.

Sedangkan untuk Pejabat Widyaprada  nantinya akan menjalankan tugas dan fungsi ini pemetaan mutu pendidikan, pendampingan satuan pendidikan, pembimbingan satuan pendidikan, supervisi pendidikan, dan pengembangan model penjaminan mutu pendidikan. Selanjutnya juga mendukung tugas dan fungsi Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan dalam menyelenggarakan perumusan dan pelaksanaan kebijakan di bidang pembinaan guru dan tenaga kependidikan.

“Melalui pelaksanaan fungsi pendampingan, pembimbingan, dan supervisi di satuan pendidikan Pejabat Widyaprada dapat mendukung balai besar guru penggerak dan balai guru penggerak. Itu untuk pengembangan kualitas pemberdayaan guru, calon kepala sekolah, kepala sekolah, calon pengawas sekolah, dan pengawas sekolah,” ujarnya.

Itu semua, sambung Nadiem, mengingat peran besarnya guru dalam upaya pemulihan pembelajaran sehingga perlunya adanya pengembangan kemampuan dan kesejahteraan. Dalam perwujudannya, Kemendikbudristek melalui kebijakan prioritas yakni merdeka belajar. “Pejabat Widyaprada harus komitmen dan dedikasi menjalankan tugas dan fungsi dengan baik,” katanya. Selanjutnya, para pemimpin perguruan tinggi yang baru dilantik. Nadiem menitipkan agar program Merdeka Belajar Kampus Merdeka terus digunakan. Tentunya untuk menciptakan belajar yang kondusif. (riz)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: