Pemprov Jabar Bongkar Bangunan Liar di Atas Saluran Irigasi Cimulu Kota Tasikmalaya
Pembongkaran bangunan di atas Sungai Cimulu Kota Tasikmalaya yang dilakukan Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Sabtu 26 Juli 2025. muhamad hasbi / radar tv--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) membongkar bangunan liar yang berdiri di atas saluran irigasi induk Sungai Cimulu, tepatnya di Jalan RAA Wiratanuningrat, Kecamatan Tawang, Kota TASIKMALAYA, Sabtu, 26 Juli 2025.
Kepala Seksi Penyidikan dan Penyelidikan Satpol PP Provinsi Jawa Barat, Dadang, menjelaskan bahwa pembongkaran ini merupakan bagian dari penegakan Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Jawa Barat Nomor 4 Tahun 2008.
“Kami mengacu pada Pasal 33 yang mengatur ketentuan bangunan di daerah saluran, dan penertiban ini dilakukan sesuai Pasal 35,” ujar Dadang kepada wartawan.
Satpol PP telah mengidentifikasi sebanyak 70 titik pelanggaran di sepanjang aliran irigasi Cimulu.
BACA JUGA:Skema Pinjaman KUR BRI 2025: Plafon Rp 500 Juta dan Cara Pengajuan Online
Namun, hanya 10 titik yang diprioritaskan untuk normalisasi karena dinilai paling berdampak terhadap fungsi saluran irigasi.
"Dari 10 titik prioritas, tujuh di antaranya sudah dibongkar mandiri setelah diberikan tiga kali teguran administratif. Sisanya, tiga titik menjadi fokus pembongkaran langsung oleh Satpol PP," tambah Dadang.
Ia menegaskan bahwa penertiban ini telah didahului dengan berbagai langkah preventif, mulai dari sosialisasi hingga teguran administratif.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk mendukung langkah pemerintah demi menjaga fungsi irigasi yang optimal.
BACA JUGA:Siap-siap KIP Kuliah 2025 Disalurkan Lagi, Kemenag Buka Pendaftaran PTP, Kuota 21.490 Mahasiswa
"Kami akan terus melakukan edukasi dan pendekatan persuasif agar masyarakat lebih memahami pentingnya menjaga infrastruktur irigasi," jelasnya.
Penertiban ini dijadwalkan berlangsung selama tujuh hari. Tiga titik yang dibongkar saat ini berada di wilayah Kecamatan Tawang, tepatnya di sepanjang saluran Sungai Cimulu.
Sementara itu, Cecep Sofyan, Fungsional Ahli Muda Pengelola UPTD PSDA Provinsi Jawa Barat Wilayah Citanduy, menyebut bahwa pembongkaran ini merupakan bagian dari program normalisasi saluran induk Cimulu yang didukung anggaran tahun 2025.
"Total panjang saluran irigasi induk Cimulu yang akan dinormalisasi mencapai 1.528 kilometer. Saat ini fokus pekerjaan dimulai dari ruas 0 sampai ke Cipetir karena banyaknya bangunan yang melintasi saluran," tutur Cecep.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: