Gudang Barang Bekas di Mangunreja Tasikmalaya Terbakar, Kerugian Capai Rp500 Juta
gudang barang bekas di Kampung Suniasari, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten Tasikmalaya, hangus terbakar, Rabu 29 Oktober 2025. ujang nandar / radartasik.com--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Sebuah gudang barang bekas di Kampung Suniasari, Desa Sukasukur, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten TASIKMALAYA, hangus terbakar pada Rabu 29 Oktober 2025 sekitar pukul 13.00 WIB.
Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian ditaksir mencapai Rp500 juta.
Kepala Satuan Sabhara Polres Tasikmalaya, IPTU Solihin, membenarkan kejadian tersebut.
Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, api diduga berasal dari korsleting listrik pada papan sirkuit (PCB) televisi bekas yang tersimpan di dalam gudang.
BACA JUGA:Diskominfo Kota Tasikmalaya Dorong Transparansi Publik Lewat Penguatan Data Terintegrasi
“Percikan dari PCB itu mengenai tumpukan plastik dan barang elektronik rusak, sehingga api dengan cepat membesar,” jelas IPTU Solihin.
Kebakaran pertama kali diketahui oleh Suhendar, warga sekitar yang tengah berada di kolam dekat lokasi.
Ia mengaku mendengar suara ledakan kecil dari arah rumah milik H. Ibnu Halim (49), yang sudah kosong sekitar tiga tahun.
“Saya lihat asap tebal keluar dari rumah itu, setelah dicek ternyata api sudah menyala di dalam,” kata Suhendar.
BACA JUGA:PKK Kota Tasikmalaya Dorong Keluarga Cerdas Digital dan Berkarakter
Suhendar dan beberapa warga sempat berusaha memadamkan api menggunakan enam alat pemadam api ringan (APAR), namun gagal karena kobaran api sudah terlalu besar.
Mereka lalu menghubungi Polsek Singaparna, Koramil, dan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Tasikmalaya.
Petugas damkar yang tiba di lokasi bersama warga akhirnya berhasil menjinakkan api sebelum merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Menurut IPTU Solihin, rumah berukuran 28 x 17 meter persegi itu merupakan bangunan permanen yang belum selesai dibangun dan sehari-hari difungsikan sebagai tempat penyimpanan rongsokan plastik serta elektronik bekas.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: