Dua Rumah di Mangunreja Tasikmalaya Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab

Dua Rumah di Mangunreja Tasikmalaya Ludes Terbakar, Korsleting Listrik Diduga Jadi Penyebab

Kolase kebakaran dua rumah di Mangunreja Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 12 Juni 2025. istimewa for radartasik.com--

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COMKebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Kampung Situ, Desa Sukaluyu, Kecamatan Mangunreja, Kabupaten TASIKMALAYA, Kamis 12 Juni 2025. 

Dua rumah warga ludes dilahap si jago merah. Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Ketua Forum Komunikasi Taruna Siaga Bencana (FK Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, mengatakan, kebakaran bermula dari rumah milik Arif. 

Api kemudian menjalar ke bangunan di sebelahnya, yang merupakan rumah mertua Arif bernama Usin.

BACA JUGA:Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat, Bonus Rp320.000 untuk Pengguna Baru

“Dari informasi yang kami terima, api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah Pak Arif. Api dengan cepat membesar dan merambat ke rumah Pak Usin yang letaknya berdekatan,” ujar Jembar kepada radartasik.com, Jumat 13 Juni 2025.

Saat kejadian, Usin tengah bekerja di ladang, sehingga tidak berada di lokasi. 

Petugas gabungan yang terdiri dari Tagana, Muspika setempat, Babinsa, dan tim pemadam kebakaran Kabupaten Tasikmalaya langsung diterjunkan ke lokasi untuk memadamkan api dan menangani dampak kebakaran.

Tim Tagana juga telah melakukan asesmen untuk mengidentifikasi kebutuhan mendesak para korban. 

BACA JUGA:Lestarikan Bahasa Daerah! Kepala Perpustakaan Nasional Sentil Nama Program PKK Kota Tasikmalaya

Untuk sementara, para korban mengungsi ke rumah kerabat terdekat.

“Korban saat ini sangat membutuhkan bantuan darurat seperti pakaian, bahan bangunan, dan terpal. Kami terus berkoordinasi dengan berbagai instansi agar bantuan bisa segera disalurkan,” jelas Jembar.

Ia menambahkan, pihaknya akan terus memantau situasi di lokasi kejadian dan menyiapkan langkah lanjutan untuk mendukung proses pemulihan para korban terdampak.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait