Penggunaan sildenafil sitrat tanpa pengawasan dokter dapat menyebabkan tekanan darah turun drastis.
BACA JUGA: Matamuda Resmi Gantikan Matsama, Kemenag Tegaskan Harus Bebas dari Perundungan!
BACA JUGA: Tampil Lebih Garang, Dua Honda CRF250 Model 2027 Meluncur Resmi
Risiko lainnya meliputi serangan jantung, gangguan hati, hingga kerusakan ginjal.
Sementara konsumsi produk yang mengandung parasetamol secara tidak tepat dapat meningkatkan risiko gangguan fungsi hati.
Produk Sesak Napas Jangan Dikonsumsi Sembarangan
BPOM juga memberi perhatian khusus terhadap produk yang mengklaim mampu mengatasi sesak napas.
Masyarakat diminta tidak menangani keluhan sesak napas dengan obat yang tidak jelas kandungannya.
Sesak napas bisa menjadi tanda penyakit serius sehingga memerlukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.
Penggunaan produk ilegal justru berpotensi memperburuk kondisi pasien. Selain itu, penanganan medis yang seharusnya segera dilakukan bisa menjadi terlambat.
Seluruh Produk Ditarik dan Penjualan Online Diblokir
Sebagai tindak lanjut, BPOM memerintahkan seluruh produk yang mengandung BKO untuk ditarik dari pasaran. Produk-produk tersebut juga dimusnahkan.
Tidak hanya itu, BPOM telah memblokir tautan penjualan produk tersebut di berbagai platform digital.
Saat ini proses investigasi terhadap produsen dan distributor masih berlangsung.
BPOM terus memperkuat kerja sama dengan aparat penegak hukum, kementerian terkait, serta platform digital agar produk berbahaya tidak lagi beredar di masyarakat.
BACA JUGA: Honda Vario Evo 160 Resmi Hadir di Jawa Barat, Desain Lebih Sporty dengan Mesin Makin Bertenaga
BACA JUGA: Motor Yamaha Gratis Masuk Ancol Selama 3 Hari, Simak Ketentuan Yamaha Family Day 2026
Masyarakat Diminta Waspada Klaim Berlebihan
BPOM mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap produk yang menawarkan hasil instan.