Ketan kemudian dimasukkan ke dalam cetakan dan dipadatkan agar bentuknya rapi serta tidak mudah hancur.
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan adonan manis yang akan menjadi lapisan atas kue.
Adonan ini dibuat dari campuran gula aren, gula pasir, santan kental, dan telur yang kemudian diblender hingga halus.
Perpaduan bahan tersebut menciptakan rasa khas yang membuat kue ini dikenal sebagai kue bugis manis santan gula aren yang legit dan menggugah selera.
Agar teksturnya lebih lembut, adonan yang sudah diblender sebaiknya disaring sebelum digunakan.
BACA JUGA:Mahasiswa Serbu Takjil Viral di Tasikmalaya, Dadaha Jadi Pusat Ngabuburit Paling Ramai
Setelah adonan siap, tuangkan ke dalam cetakan berisi ketan hingga penuh kemudian kukus kembali selama sekitar 30 menit hingga matang sempurna.
Proses pengukusan ini akan menghasilkan lapisan atas yang lembut sekaligus menyatu dengan lapisan ketan di bagian bawah.
Setelah matang, kue dikeluarkan dari kukusan dan didiamkan hingga benar-benar dingin sebelum dilepaskan dari cetakan.
Ketika dipotong, akan terlihat lapisan dalam yang cantik dan rapi sehingga membuat kue ini semakin menarik.
Selain rasanya yang enak, tampilannya yang unik juga membuat kue ini cocok disajikan dalam berbagai acara keluarga.
Menariknya lagi, hidangan ini juga termasuk dalam kategori resep kue tradisional kukus sederhana yang dapat dibuat di rumah dengan bahan yang mudah ditemukan.
BACA JUGA:10 Takjil Kukus dan Rebus untuk Ramadhan: Cara Cerdas Sajikan Hidangan Sehat Tanpa Boros Minyak
Dengan tekstur kenyal, rasa manis legit, serta tampilan yang menarik, Kue Katiri memang menjadi salah satu kuliner tradisional yang patut dilestarikan.
Tak hanya cocok untuk camilan keluarga, kue ini juga berpotensi menjadi peluang usaha rumahan yang menjanjikan.
Apalagi saat bulan Ramadan, permintaan terhadap aneka kue tradisional biasanya meningkat cukup signifikan.