Parutan kecil akan membantu menghasilkan tekstur yang lebih halus dan renyah ketika digoreng.
Beberapa orang bahkan menggunakan alat serut wortel agar bentuk potongan pisang terlihat lebih rapi.
Potongan yang kecil juga membuat pisang lebih mudah dicetak setelah proses penggorengan.
Namun sebelum dicetak, pisang parut tersebut harus segera digoreng agar tidak berubah warna menjadi gelap.
Tahapan ini menjadi bagian penting dalam cara membuat kue pisang renyah yang sering dipraktikkan di dapur rumahan.
BACA JUGA:Tak Banyak yang Tahu, Inilah Kisah Lahirnya Tradisi Halal Bihalal di Indonesia
Setelah minyak dipanaskan, masukkan parutan pisang secukupnya ke dalam wajan.
Hindari memasukkan terlalu banyak sekaligus agar pisang dapat matang merata.
Gunakan api sedang cenderung kecil agar warna pisang tetap kuning cerah dan tidak cepat gosong.
Selama proses penggorengan, pisang perlu diaduk secara perlahan agar matang secara merata.
Jika sudah matang dan teksturnya terasa garing, pisang dapat segera diangkat dan ditiriskan.
Proses ini dapat diulangi hingga seluruh parutan pisang selesai digoreng.
Langkah berikutnya adalah menyiapkan bahan pelapis yang akan membuat kue menjadi menyatu.
Salah satu bahan yang sering digunakan adalah cokelat batang yang dilelehkan menggunakan api sangat kecil.
Api kecil diperlukan agar cokelat tidak gosong dan tetap memiliki rasa yang baik.