RADARTASIK.COM - Menjelang datangnya bulan suci, pembahasan mengenai manfaat puasa ramadhan bagi kesehatan selalu menjadi topik yang menarik perhatian banyak kalangan.
Dari perspektif medis modern, puasa tidak hanya dimaknai sebagai ibadah, tetapi juga sebagai mekanisme pemulihan metabolik yang terukur.
Ritme menahan lapar dan dahaga memberi kesempatan organ tubuh melakukan penyesuaian ulang terhadap pola konsumsi harian.
Perubahan tersebut menghadirkan fase adaptasi yang dalam banyak penelitian dikaitkan dengan peningkatan fungsi biologis.
Karena itu, Ramadhan sering dilihat sebagai momentum spiritual sekaligus peluang memperbaiki kualitas kesehatan.
BACA JUGA:Bukber Nuansa Jepang di Bogor, Sakura Iftar Aki no Koen Tawarkan Promo Early Bird Rp99 Ribu
Dalam praktiknya, pembatasan asupan selama periode tertentu memicu tubuh menggunakan cadangan energi secara lebih efisien.
Transisi sumber energi ini menuntun metabolisme untuk bekerja lebih stabil dibandingkan pola makan tanpa jeda.
Sejumlah pakar menilai kondisi tersebut membantu mengurangi beban sistem pencernaan yang terus menerus aktif.
Dari sini muncul berbagai implikasi positif yang kemudian dirasakan secara bertahap oleh mereka yang berpuasa.
Berikut adalah manfaat yang paling sering menjadi sorotan selama Ramadhan.
BACA JUGA:Rahasia Bugar Selama Puasa Ramadhan, Begini Panduan Sehat Ala Rasulullah yang Patut Dicoba
1. Puasa menurunkan berat badan karena defisit kalori membuat tubuh memaksimalkan pembakaran lemak sebagai bahan bakar utama.
2. Pengaturan metabolisme selama puasa dan kesehatan jantung memiliki hubungan erat melalui penurunan risiko penyumbatan pembuluh darah.
3. Banyak temuan ilmiah menyebut puasa meningkatkan sistem imun sehingga tubuh lebih siap menghadapi paparan infeksi.