Pesantren Sekolah Kehidupan, Madrasah Perjuangan

Kamis 23-10-2025,09:21 WIB
Editor : Rezza Rizaldi

Sejak berdirinya pesantren telah menjadi pusat perlawanan, pusat kebangkitan dan pusat pembentukan karakter bangsa. 

Dari para kiai dan santri lahir semangat perlawanan terhadap penjajah, gagasan-gagasan kebangsaan dan teladan keberanian untuk mempertahankan kebenaran.

Di dalam pesantren, perjuangan dimulai dari hal-hal kecil. 

Santri ditempa untuk disiplin bangun sebelum subuh,menjaga hafalan meski lelah, serta memikul tanggung jawab dalam kegiatan bersama. 

BACA JUGA:3 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia Ini Bisa Mengubahmu Jadi Detektif, Cobain Sekarang!

Semua itu bukan sekedar aturan, tetapi latihan agar jiwa mereka siap menghadapi tantangan hidup. 

Disiplin, kesabaran dan kebersamaan menjadi bekal utama. 

Perjuangan santri tidak berhenti di dalam tembok pesantren. 

Mereka ditugaskan menjadi ujung tombak dakwah dan penggerak perubahan di masyarakat. 

BACA JUGA:Berikut 5 Prompt Gemini AI Bahasa Indonesia untuk Bikin Foto di Terminal Terlihat Sinematik

Jiwa-jiwa terlatih dalam kesederhanaan dan ketaatan itu kemudian tampil di garda depan, menjadi guru,ulama, tokoh masyarakat, bahkan pejuang kemerdekaan. 

Dari pesantren kita belajar bahwa perjuangan bukan lah kata-kata, melainkan kerja nyata yang terus diwariskan lintas generasi.

Santri adalah pembelajar sekaligus pengabdi. 

Ilmu yang mereka dapatkan di pesantren tidak boleh berhenti menjadi catatan di kitab atau hafalan semata. 

BACA JUGA:BTN Salurkan KPP, Bunga KPR 6 Persen Per Tahun, Proses Tidak Ribet

Ia harus hidup, tumbuh dan memberi manfaat bagi orang lain. 

Kategori :