BACA JUGA: Bawaslu Tasikmalaya Perkuat Kelembagaan Jelang Pemilu Lewat Kolaborasi Stakeholder
BACA JUGA: DPRD Tasikmalaya Ingatkan Pengisian Direksi BUMD Harus Transparan dan Sesuai Aturan
Pertumbuhan Bisnis Berbasis Emas
Kinerja pembiayaan BSI terus menunjukkan perkembangan positif. Per Mei 2025, total pembiayaan bank meningkat 15% dibanding periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan terbesar datang dari segmen konsumer, khususnya produk berbasis emas.
Data mencatat pembiayaan cicil emas tumbuh 175% secara tahunan, sementara produk cicil dan gadai emas secara keseluruhan naik 68,68%.
BSI menilai produk BSI cicil emas memiliki prospek cerah karena tergolong aman. Hal ini disebabkan adanya underlying asset berupa emas batangan yang stabil nilainya.
Selain memperkuat lini produk cicil emas, BSI juga memperluas layanan dengan membuka bullion bank. Presiden Prabowo meresmikan layanan ini pada Februari 2025.
Ragam Produk Emas BSI
Untuk menjawab kebutuhan nasabah, BSI menghadirkan beberapa pilihan produk emas. Pertama, cicil emas yang menawarkan kemudahan pembayaran dengan cicilan ringan dan tetap.
Kedua, gadai emas yang menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang membutuhkan dana cepat dengan biaya terjangkau.
BACA JUGA: Warga Tasikmalaya Diajak Tentukan Logo Resmi HUT Kota ke-24 Lewat Voting Publik
BACA JUGA: Doa Mengalir Deras untuk Diky Chandra, Sekda dan Wali Kota Tasikmalaya Minta Dukungan ASN
Selain itu, BSI juga menghadirkan produk BSI Emas yang dirancang sebagai instrumen investasi aman berbasis prinsip syariah.
Tidak hanya itu, bank syariah ini berkolaborasi dengan PT Hartadinata Abadi Tbk untuk meluncurkan emas batangan khusus bernama BSI Gold seri EMASKU BSI.
Produk ini telah memenuhi standar SNI dengan kadar kemurnian 99,99% dan memperoleh rekomendasi Kesesuaian Syariah dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Produk BSI Gold ditawarkan dalam berbagai pecahan, mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Nasabah bisa memiliki produk ini melalui skema cicil emas dengan tenor fleksibel antara 1 hingga 5 tahun.
Investasi Sejak Dini
Kenaikan harga emas dipandang sebagai momen yang pas untuk mengajak masyarakat mulai berinvestasi sejak dini. BSI pun mengimbau nasabah memanfaatkan cicil emas sebagai sarana menjaga aset jangka panjang.
Karakteristik emas yang tahan terhadap inflasi membuat instrumen ini semakin diminati di tengah kondisi ekonomi yang dinamis.