3. Sirkulasi udara yang kurang baik
Jika AC atau ventilasi tidak bekerja maksimal, udara lembap terjebak di dalam mobil. Akibatnya, kaca mobil berkabut.
4. Cuaca dingin atau hujan
Saat hujan, kelembapan meningkat. Kaca mobil yang lebih dingin dibanding suhu sekitar membuat embun muncul lebih cepat, terutama di malam hari.
5. Penggunaan AC yang tidak tepat
Menyalakan AC hanya untuk mendinginkan tanpa mengaktifkan defogger atau dehumidifier justru bisa menambah masalah. Udara yang penuh uap air tetap berada di dalam mobil lalu berubah menjadi embun di permukaan kaca.
Cara Mengatasi Kaca Mobil Berembun
Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan pengemudi agar kaca tetap jernih selama perjalanan:
BACA JUGA: 60 Anggota Pramuka Siap Harumkan Nama Kota Tasikmalaya di World Muslim Scouts Jamboree 2025
1. Turunkan suhu dalam mobil
Atur AC ke suhu lebih rendah agar perbedaan temperatur tidak terlalu jauh. Nyalakan kipas dengan kecepatan tinggi supaya sirkulasi udara lebih lancar.
2. Gunakan fitur defrost atau defogger
Bila kendaraan dilengkapi fitur tersebut, gunakan untuk membersihkan embun pada kaca. Defrost biasanya ada di dasbor bagian depan. Untuk kaca belakang, gunakan defogger agar pandangan lebih jelas.
3. Aktifkan resirkulasi udara
Dengan menyalakan tombol resirkulasi, udara dari luar kabin dialirkan masuk ke dalam mobil. Aliran udara baru membantu menyeimbangkan suhu dan mengurangi embun. Namun, jangan menyalakan fitur ini terlalu lama.
4. Gunakan AC dan wiper bersamaan