Harga Minyak dan Batubara Naik Tajam, Ini Penyebabnya

Minggu 13-07-2025,14:37 WIB
Reporter : Ruslan
Editor : Ruslan

Penurunan nilai tukar dolar AS di bulan Juni juga menjadi pendorong.

Investor global mulai mengalihkan dananya ke komoditas minyak, sehingga permintaan semakin meningkat.

Tak kalah penting, adanya kesepakatan antara AS dan China soal pemangkasan tarif impor selama periode 14 Mei hingga 14 Agustus 2025 menciptakan sentimen positif di pasar global.

Di kawasan Asia Pasifik, permintaan minyak meningkat tajam, terutama di China dan India.

BACA JUGA: Spesifikasi Infinix Hot 60 Pro+ Resmi: HP Layar Lengkung 3D Tertipis, Kamera Sony 50MP, MediaTek Helio G200

Kenaikan harga juga diperkuat oleh keputusan Saudi Aramco menaikkan harga jual resmi (OSP) ekspor minyak ke Asia, didorong oleh kuatnya marjin kilang di kawasan tersebut.

Harga minyak mentah global lainnya pun ikut merangkak naik:

- Dated Brent naik USD7,24 ke level USD71,46 per barel.

- WTI (Nymex) naik USD6,39 menjadi USD67,33 per barel.

- Brent (ICE) naik USD5,79 ke USD69,80 per barel.

- Basket OPEC naik USD6,18 menjadi USD69,80 per barel.

- ICP Indonesia naik USD6,58 ke posisi USD69,33 per barel.

BACA JUGA: Jean-Paul Marat Dibunuh hingga Jerman Juara Piala Dunia 2014

Harga Batubara Acuan Awal Juli 2025 Naik USD8,74

Pemerintah juga menetapkan Harga Batubara Acuan (HBA) sebesar USD107,35 per ton. Periode Pertama Juli 2025.

Angka ini mengalami kenaikan sebesar USD8,74 atau sekitar 8,86% dibanding HBA Periode Kedua Juni 2025 yang sebesar USD98,61 per ton.

Kategori :