Jean-Paul Marat Dibunuh hingga Jerman Juara Piala Dunia 2014
Pemain Timnas Jerman Mario Gotze saat menjebol gawang Argentina di final Piala Dunia 2014. istimewa-tangkapan layar ponsel--
RADARTASIK.COM – Sejumlah peristiwa bersejarah terjadi pada 13 Juli di masa lalu, mulai dari panggung revolusi Prancis, pergelaran musik internasional, hingga sejarah politik Indonesia dan kemenangan dramatis di Piala Dunia.
Pada 13 Juli 1793, tokoh revolusi Prancis, Jean-Paul Marat, tewas dibunuh oleh Charlotte Corday saat sedang mandi.
Marat merupakan salah satu tokoh penting dari faksi Jacobin yang dikenal vokal dalam menyerukan revolusi.
Pembunuhan ini memperuncing konflik politik antara Jacobin dan Girondin di masa Revolusi Prancis.
BACA JUGA:Diskon Tarif Tol 20 Persen Berlaku di 12 Ruas Tol Jasa Marga Sabtu-Minggu Ini
Pada 13 Juli 1985, konser amal berskala global bertajuk Live Aid diselenggarakan secara serentak di London dan Philadelphia.
Konser ini digagas untuk membantu mengatasi kelaparan di Ethiopia dan dihadiri musisi papan atas seperti Queen, U2, Madonna, dan Led Zeppelin.
Acara ini ditonton lebih dari satu miliar orang di seluruh dunia dan menjadi tonggak sejarah konser kemanusiaan.
Di Indonesia, 13 Juli 2001 menjadi momen penting dalam sejarah politik nasional.
Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid (Gus Dur), mengeluarkan Dekrit Presiden yang menyatakan pembekuan DPR dan rencana percepatan pemilu.
Namun, langkah ini ditolak oleh MPR yang kemudian memakzulkannya dan mengangkat Megawati Soekarnoputri sebagai presiden kelima.
Pada 13 Juli 2014, Timnas Jerman berhasil merebut gelar juara Piala Dunia FIFA 2014 setelah mengalahkan Argentina 1-0 di Stadion Maracana, Brasil.
Gol kemenangan dicetak Mario Gotze pada menit ke-113 di babak perpanjangan waktu.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: