Bubar, Siswa-siswi SDN 1 Banjar Menyelamatkan Diri, Ternyata Ini Penyebabnya

Jumat 16-12-2022,18:58 WIB
Reporter : Anto Sugiarto
Editor : Tiko Heryanto

BANJAR, RADARTASIK.COM – Siswa-siswi SDN 1 Banjar yang mengikuti proses pembelajaran mendadak buyar kemudian membubarkan diri setelah suara sirine sekolah tanda bencana berbunyi, Jumat 16 pagi Desember 2022. 

Siswa-siswi kemudian menunduk dan masuk di bawah meja untuk menyelamatkan diri dari bencana gempa yang terjadi di Kota Banjar dan sekitarnya.

Tak hanya siswa siswi saja, tenaga pendidik dan kependidikan juga melakukan hal yang sama, menyelamatkan diri. 

Apa yang dialami siswa-siswi SDN 1 Banjar, tenaga pendidik dan kependidikan ternyata saat melaksanakan simulasi jika terjadi bencana gempa bumi.

BACA JUGA:9 Jalan Tol Baru untuk Dukung Mudik Nataru, Cek Daftar Jalan Tol di Sini

"Iya betul ini simulasi, karena belakangan ini sering terjadi lini (gempa bumi, red)," kata Kepala SDN 1 Banjar Ikah Kartikah SAg kepada wartawan.

Menurutnya, simulasi ini merupakan program sekolah karena SDN 1 Banjar menjadi sekolah percontohan dalam penguatan pendidikan karakter (PPK) dan satuan pendidikan aman bencana (SPAB).

Simulasi kebencanaan ini untuk mengantisipasi keselamatan anak-anak dari bencana gempa bumi. 

"Simulasi ini sebagai bentuk antisipasi jika terjadi bencana, agar anak-anak selamat dari bencana," jelasnya.

BACA JUGA:Wow! Valentino Rossi Ungkap Rahasia Sukses Jadi Ikon MotoGP, Menurutnya: MotoGP Itu Liar… 

Kalak BPBD Kota Banjar Kusnadi SIp melalui Penyuluh Kebencanaan Ridwan mengapresiasi simulasi bencana yang diadakan SDN 1 Banjar.

"Sebelum dilakukan sosialisasi dan simulasi bencana harus ada dua pilar yang dipenuhi sekolah," tuturnya. 

Karena dalam mengantisipasi kebencanaan ada tiga pilar yang harus dipenuhi terlebih dulu. 

Pertama bangunan sekolah yang aman, kedua manajemen sekolah dan ketiga baru sosialisasi dan simulasi.

Selain itu, harus ada tim kesiapsiagaan dan titik evakuasi atau jalur aman ketika terjadi bencana gempa bumi. 

Kategori :