Timbang Kuno Jejak Tiongkok, Bukti Warisan Leluhur di Pulau Kangean

Minggu 10-07-2022,17:00 WIB
Editor : Tiko Heryanto

JAKARTA, RADARTASIK – Tiap kota di Indonesia bahkan di dunia, hampir memiliki sebuah kawasan pecinan. Di Kota-kota besar, kawasan ini identik dengan nama Chinatown.

Yakni sebuah kota atau kawasan di luar China yang mayoritas penghuninya adalah etnis Tinghoa. 

Sesuai namanya, wilayah Pecinan kental akan budaya China. Mulai dari desain bangunan, ornamen-ornamen atau warna merah pada setiap bangunan, tempat ibadah kelenteng, hingga aksesoris dan kulinernya. 

Mereka adalah perantau ke  seluruh penjuru dunia kemudian menetap di wilayah tersebut. 

BACA JUGA:NASA: China Berencana Mengusai Bulan

Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur salah satunya. Ada salah satu rumah yang memiliki desain bangunan khas China itu.

Rumah tersebut dihuni Encek Mang, 65 tahun. Dia tampak tidak berbeda dengan warga lain di Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur itu.

Saat ditemui di rumahnya di Dusun Pecinan, Desa Kalikatak, Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Jumat 8 Juli 2022 sore, lelaki bernama asli Fathorrahman ini mengenakan sarung dan baju batik tanpa kopiah.

Hanya saja, ketika dilihat lebih teliti, tampak bahwa di tubuhnya mengalir gen dari turunan China. Kulitnya lebih putih dan semburat warna merah muda tampak di pipinya. Matanya juga terlihat lebih sipit.

BACA JUGA:Washington Jatuhkan Sanksi Kepada Perusahaan China Dan UEA Yang Bantu Iran

Apalagi dari sisi panggilan, awalan Encek semakin memperjelas bahwa dia adalah keturunan China. Rata-rata di dusun itu.

Setiap laki-laki dipanggil dengan sebutan encek dan perempuan dengan encik. Encek adalah sebutan untuk paman dan encik untuk perempuan.

"Tapi saya sudah tidak tahu mengenai leluhur saya itu. Bahkan kakak saya yang usianya 80 tahun juga tidak bisa menjelaskan asal usul kami ini. Yang saya tahu, katanya saya memang ada turunan China," kata pensiunan guru dan kepala sekolah ini.

Ia hanya bercerita bahwa di dusun itu ada makam satu orang asal China. Tokoh yang oleh warga biasa dipanggil Mak Ribut itu. Makamnya ada di sebelah timur rumah Encek Mang.

Bahkan lokasi makamnya mepet dengan bangunan rumah. Dulu, makam itu sering didatangi warga China untuk ziarah, namun kini sudah tidak ada lagi yang datang.

Kategori :