radartasik.com, BANJAR — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar mencatat kerugian yang ditimbulkan oleh bencana alam mencapai sekitar Rp 247.500.000.
Hujan deras disertai angin kencang di Kota Banjar yang terjadi pada Senin (31/1/2022) tepatnya di wilayah Langensari dan sekitarnya menyebabkan 99 rumah tertimpa pohon tumbang.
Hal itu berdasarkan assessment anggota BPBD di lapangan dan juga keterlibatan pihak pemerintah desa setempat melakukan pendataan.
Kerugian tersebut ditaksir meliputi material bangunan rumah warga yang rusak akibat terdampak pohon tumbang dan lainnya. “Saat ini Kota Banjar masuk status siaga darurat,” tuturnya.
Cuaca ekstrem diperkirakan akan terus terjadi sampai bulan Maret mendatang. Maka diterapkan siaga darurat. BPBD mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati kondisi cuaca saat ini.
“Ya karena kondisi cuacanya tidak menentu. Kadang panas seharian, nanti tiba-tiba hujan lebat,” ujarnya. (Anto Sugiarto / radartasik.com)