Mobil BBM di Indonesia Mulai Terdesak Gegara Tren EV Melejit 2026
Tren EV Melejit 2026 mendorong mobil listrik kian populer di Indonesia.-Dok. Disway.id-
RADARTASIK.COM – Tren EV Melejit 2026 terlihat jelas di Indonesia. Kendaraan listrik kini mulai menggeser dominasi mobil berbahan bakar minyak.
Perubahan ini tidak terjadi tiba-tiba. Lonjakan penjualan dan minat konsumen menjadi faktor utama pergeseran pasar otomotif nasional.
Kendaraan listrik kini bukan sekadar alternatif. Posisinya mulai menjadi pilihan utama masyarakat modern.
Kenaikan harga BBM nonsubsidi menjadi pemicu utama. Banyak konsumen mulai mencari opsi kendaraan yang lebih hemat.
BACA JUGA: Hino Genjot Produksi Lokal Kendaraan Niaga, TKDN Tembus 71,85 Persen dan Siap Ekspor
Selisih harga antara EV dan mobil konvensional juga semakin tipis. Beberapa model bahkan sudah dijual di kisaran Rp300 jutaan.
Kondisi ini membuat EV semakin menarik di mata konsumen. Biaya operasional yang rendah jadi nilai tambah.
Teknologi EV Makin Canggih
Pemerintah menyebut perkembangan teknologi ikut mempercepat adopsi EV. Jarak tempuh kendaraan listrik kini semakin jauh.
Dalam sekali pengisian, EV mampu menempuh hingga 600 kilometer. Angka ini membuat pengguna lebih percaya diri.
Kemajuan ini menghapus kekhawatiran soal daya jelajah. EV kini lebih praktis untuk kebutuhan harian maupun perjalanan jauh.
Pangsa Pasar Berubah Drastis
Data industri menunjukkan perubahan signifikan. Pangsa mobil berbahan bakar turun tajam dalam beberapa tahun terakhir.
BACA JUGA: Diskon Wuling Eksion PHEV dan Eksion EV untuk 2.000 Pembeli Pertama, Ini Detailnya
Pada 2021, mobil konvensional masih mendominasi hingga 99,6 persen. Namun pada Maret 2026, angkanya turun menjadi sekitar 75 persen.
Sebaliknya, kendaraan listrik berbasis baterai melonjak pesat. Pangsa pasarnya naik dari 0,1 persen menjadi 15,6 persen.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: