Tips Berbuka Puasa Yang Aman dan Nyaman bagi Penderita Diabetes agar Gula Darah Tetap Stabil Selama Ramadan

Tips Berbuka Puasa Yang Aman dan Nyaman bagi Penderita Diabetes agar Gula Darah Tetap Stabil Selama Ramadan

Tips berbuka puasa sehat dan seimbang untuk penderita diabetes.-Istimewa -

RADARTASIK.COM - Menjalani Ramadan dengan kondisi diabetes tetap memungkinkan asalkan memahami tips berbuka puasa yang aman untuk penderita diabetes secara tepat, terukur, dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh.

Berbuka puasa bukan sekadar momen melepas lapar dan dahaga, melainkan fase penting untuk menormalkan kembali kadar gula darah setelah tubuh berpuasa selama belasan jam.

Kesalahan memilih makanan saat berbuka dapat memicu lonjakan glukosa darah secara tiba-tiba yang berisiko bagi kesehatan penderita diabetes.

Oleh karena itu, diperlukan pendekatan cerdas dengan memilih jenis makanan, porsi, serta waktu konsumsi yang tepat agar tubuh tetap bugar sepanjang Ramadan.

BACA JUGA:Tak Sekadar Makanan Pembuka, Ini Makna di Balik Takjil Favorit Saat Bulan Ramadan di Indonesia

Konsep berbuka yang sehat bagi penderita diabetes sebaiknya berfokus pada keseimbangan nutrisi, serat, protein, dan indeks glikemik rendah.

Berikut beberapa tips berbuka yang dapat diterapkan secara konsisten agar puasa tetap aman dan nyaman.

1. Awali berbuka dengan air putih hangat untuk membantu hidrasi tubuh dan mempersiapkan sistem pencernaan bekerja lebih optimal.

2. Konsumsi kurma secukupnya, idealnya tiga butir, karena kurma mengandung gula alami yang dapat mengembalikan energi tanpa berlebihan.

BACA JUGA:Enam Adab Puasa yang Sering Terlewat, Panduan Praktis Ramadan agar Ibadah Lebih Bernilai

3. Hindari minuman manis seperti es teh manis, es buah, dan kolak karena kandungan gulanya dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat.

4. Pilih makanan berbuka rendah gula darah agar lonjakan insulin dapat dicegah sejak awal waktu berbuka.

5. Ganti gorengan, mie, dan bihun dengan buah tinggi serat untuk diabetes seperti apel, pir, alpukat, kiwi, dan jeruk agar rasa kenyang lebih tahan lama.

6. Konsumsi makanan utama setelah salat Magrib atau Tarawih dengan porsi sedang dan komposisi gizi seimbang.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait