IAI Tasikmalaya Dorong Apoteker Lebih Kompetitif dan Siap Jadi Pharmapreneur

IAI Tasikmalaya Dorong Apoteker Lebih Kompetitif dan Siap Jadi Pharmapreneur

Suasana seminar dalam Rakercab IAI Cabang Tasikmalaya yang digelar di Aula Poltekes Kemenkes, Sabtu 20 September 2025. rezza rizaldi / radartasik.com --

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Profesi apoteker di TASIKMALAYA kini dihadapkan pada tantangan yang kian kompleks, mulai dari era digitalisasi pelayanan kesehatan, tuntutan regulasi, hingga meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap penggunaan obat yang aman dan bermutu.

Hal itu menjadi bahasan utama dalam Rapat Kerja Cabang (Rakercab) Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) Cabang Tasikmalaya yang digelar di Aula Poltekes Kemenkes, Sabtu 20 September 2025.

Ketua PC IAI Kota Tasikmalaya, apt. Alit Rian Reladi Y.S, S.Farm, menegaskan Rakercab bukan sekadar forum evaluasi program kerja, melainkan wadah untuk merumuskan strategi menghadapi dinamika profesi. 

“Rakercab adalah momentum menyatukan visi, meningkatkan profesionalisme, dan memperkuat peran apoteker dalam pelayanan kefarmasian maupun di masyarakat,” ungkapnya.

BACA JUGA:Resmi Rilis Suzuki New XL7 Hybrid Alpha Kuro Jadi Varian Tertinggi, Harga Rp 300 Jutaan

Rakercab kali ini mengusung tema Seminar Mewujudkan Tenaga Kefarmasian Mandiri dan Inovatif melalui Semangat Pharmapreneur dalam Organisasi yang Progresif dan Kontributif.

Tema tersebut dinilai sejalan dengan kebutuhan apoteker agar tidak hanya berorientasi pada pelayanan, tetapi juga memiliki daya saing dalam dunia usaha kefarmasian.

Selain rapat kerja, kegiatan ini juga diisi seminar dan workshop, serta penyampaian laporan program. 

Peserta terdiri dari apoteker, tenaga vokasi kefarmasian, hingga pengusaha farmasi di Kota Tasikmalaya.

BACA JUGA:Banyak Kepala Sekolah Jabatan Rangkap, PGRI Temui Bupati Tasikmalaya Cecep Nurul Yakin

“Kami ingin Rakercab ini melahirkan komunitas apoteker yang solid, profesional, dan siap menghadapi tantangan era baru pelayanan kesehatan,” jelas Alit.

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber:

Berita Terkait