Karnaval HUT RI ke-80 di Parhon Timur Tasikmalaya Angkat Anyaman Bambu dan Budaya Sunda
Kemeriahan karnaval HUT RI ke-80 di Parhon Timur Kota Tasikmalaya, Sabtu 16 Agustus 2025. istimewa for radartasik.com--
TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Siang itu, Sabtu 16 Agustus 2025, langit cerah menaungi Lapang Pandawa, Kelurahan Sukamajukaler, Kecamatan Indihiang, Kota TASIKMALAYA.
Ratusan warga berjejer rapi, sebagian membawa atribut merah putih, sebagian lain mengenakan kostum unik hasil karya tangan sendiri. Suasana karnaval begitu meriah.
Momen Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia ini terasa istimewa bagi warga RW 04.
Bukan sekadar perayaan tahunan, tetapi juga ajang untuk memperlihatkan jati diri dan kearifan lokal mereka.
BACA JUGA:Belanja Hemat Maksimal dengan Penawaran Eksklusif ShopeeVIP
Komunitas Pemuda Partim (Parhon Timur) bersama RW 04 dan Karang Taruna Kecamatan Indihiang menggagas acara yang memadukan karnaval, pertunjukan seni, hingga pameran budaya.
Salah satu yang menyedot perhatian adalah karya anyaman bambu khas Parhon.
Sudah berusia lebih dari satu abad, anyaman ini dulu banyak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Kini, warga mencoba memberi napas baru dengan menjadikannya kostum karnaval yang dipadukan dengan tarian.
BACA JUGA:Aplikasi Penghasil Saldo DANA Tercepat Agustus 2025
“Anyaman bambu ini ikon Sukamajukaler. Usianya sudah seratus tahun lebih. Kami aplikasikan dalam fashion baju karnaval. Persiapannya sekitar dua minggu,” ungkap Iwan Dani Ramdani, warga RT 05 RW 04, sembari menunjukkan kostum unik hasil kreasinya.
Tak hanya anyaman, kelompoknya juga menampilkan kesenian Badud Angklung, yang dulu pernah mengharumkan nama Tasikmalaya di tingkat Provinsi Jawa Barat.
Bedanya, kali ini dimainkan oleh perempuan. “Intinya, perempuan juga punya peran besar dalam melestarikan budaya,” tambah Iwan.
Di sisi lain, Uus, peserta dari RT 04, menekankan pentingnya menjaga tradisi agar tidak tenggelam oleh budaya modern.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: