GP Ansor Tasikmalaya Gandeng Dinkes Perkuat Edukasi Cegah Stunting Lewat Pendekatan Religius

GP Ansor Tasikmalaya Gandeng Dinkes Perkuat Edukasi Cegah Stunting Lewat Pendekatan Religius

GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya menggelar Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) untuk mendukung program pencegahan stunting. istimewa for radartasik.com--

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM – Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tasikmalaya menunjukkan komitmennya dalam mendukung program nasional penurunan stunting. 

Bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tasikmalaya, GP Ansor menggelar Pelatihan Komunikasi Antar Pribadi (KAP) untuk kader-kadernya.

Kegiatan ini dilaksanakan di Aula PCNU Tasikmalaya sebagai bagian dari program Piring (Pencegahan Stunting Bersama Jejaring). 

Fokus utamanya adalah membekali kader Ansor dengan keterampilan komunikasi efektif dalam menyampaikan pesan pencegahan stunting kepada masyarakat.

BACA JUGA:Kebijakan Masuk Sekolah Jam 06.30 Dinilai Ganggu TPA dan Madrasah di Kota Tasikmalaya

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Fahmi Siddiq, menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan tindak lanjut dari program Cegah Stunting Perspektif Agama (CSPA) yang sebelumnya diinisiasi oleh Gerakan Keluarga Maslahat Nahdlatul Ulama (GKMNU) bersama GP Ansor.

“Ini bentuk nyata komitmen kami untuk menjaga kualitas generasi penerus bangsa. Kami ingin pencegahan stunting tidak hanya berbasis medis, tetapi juga mengakar pada nilai-nilai agama,” ujar Fahmi, Kamis 17 Juli 2025.

Kepala Bidang Promosi Kesehatan Dinkes Kabupaten Tasikmalaya, Hj. Rahayu Nurhaeda, mengapresiasi inisiatif GP Ansor. 

Menurutnya, peran organisasi keagamaan seperti Ansor dan NU sangat strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kesehatan hingga ke tingkat akar rumput.

BACA JUGA:Bek Timnas Irak Gabung Persib, Frans Putros Dikenalkan Lewat Karangan Bunga, Ini Daftar Pemain Asing

“Kami senang bisa bermitra dengan GP Ansor. Jejaring mereka yang kuat sangat potensial untuk mempercepat penurunan angka stunting di masyarakat,” ungkap Rahayu.

Kegiatan pelatihan juga diisi pesan spiritual dari Ketua PCNU Tasikmalaya, KH. Atam Rustam, M.Si, yang mengingatkan pentingnya ikhtiar dalam kehidupan.

“Takdir bukan alasan untuk menyerah. Ikhtiar memperbaiki kehidupan, termasuk mencegah stunting, adalah bagian dari keimanan kita,” pesannya.

Ke depan, GP Ansor akan menggerakkan kader-kader di tingkat kecamatan untuk turun langsung ke masyarakat. 

Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News

Sumber: