Pemkot Banjar Jemput Bola Vaksinasi Lansia

Pemkot Banjar Jemput Bola Vaksinasi Lansia

RADARTASIK.COM, BANJAR — Kalangan masyarakat lanjut usia (lansia), usia 60 tahun ke atas ditargetkan menjadi penerima vaksinasi Covid-19. Sekretaris Dinas Kesehatan Kota Banjar Budi Hendrawan mengatakan jumlah lansia di Kota Banjar yang menjadi sasaran vaksinasi Sinovac sekitar 17.000 orang.


Pihaknya terus menggenjot pemberian vaksin dengan cara jemput bola ke setiap desa maupun kelurahan. “Kita menyuntikan vaksin kepada mereka (lansia, Red) dengan cara semi jemput bola, yakni dengan mendatangi langsung setiap wilayah dan menggelar pelaksanaan vaksinasi di tempat yang memungkinkan,” kata Budi, Kamis (27/5/2021).

Ia menjelaskan tidak ada target waktu untuk penyuntikan vaksin terhadap lansia. Selesainya penyuntikan pertama maupun kedua tergantung dari ketersediaan vaksin.

“Memang agak sulit untuk mengajak para lansia divaksin, berbeda dengan pelayan publik. Makanya pemerintah kota melalui satgas melakukan gebyar vaksinasi lansia untuk melakukan jemput bola supaya jumlah lansia yang terdata menerima vaksin bisa terlaksana 100 persen,” kata dia.

Ia menjelaskan kalangan lansia lebih rentan terkena Covid-19, sebab rata-rata dengan usia 60 tahun ke atas memiliki penyakit penyerta. “Sehingga sangat penting untuk divaksin, makanya untuk kalangan masyarakat umum, lansia diprioritaskan mendapatkan suntikan vaksin,” kata dia.

Wakil Wali Kota Banjar H Nana Suryana bersama Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny serta dinas terkait terjun ke lapangan. Mereka mengajak dan menjemput para lansia agar mau divaksin belum lama ini.

Nana Suryana berharap target 17.000 lansia di kota Banjar mendapat vaksin bisa tercapai. Tujuannya untuk menekan penularan virus Covid-19, karena para lansia lebih rentan.

“Vaksinasi nakes dosis pertama mencapai 94.94 persen, dosis kedua 91.82 persen. Pelayanan publik dosis pertama 80.29 persen dan dosis kedua 64.59 persen,” kata Nana. Sedangkan, lansia dosis pertama baru 11.37 persen dan dosis kedua 3.95 persen.

Melihat data tersebut lansia yang divaksin masih sangat rendah kesadarannya. “Kita memotivasi mereka agar mau divaksin. Dan jangan takut untuk divaksin. Vaksin itu halal dan sudah dijamin,” jelasnya.

Kapolres Banjar AKBP Melda Yanny SIK, MH berupaya bersama dengan pemerintah dalam menyadarkan masyarakat, khususnya para lansia agar mau divaksin.

“Ya karena kesadaran mereka masih rendah. Saat diajak, jawabnya nanti aja dulu. Malah bilang yang lain dulu. Ya makanya kita turun bersama menyadarkan betapa pentingnya divaksin, agar tidak terpapar virus Covid-19,” katanya. (cep)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: