Badruzzaman, Deklarator PKB Resmi Daftar Penjaringan Bacawalkot untuk Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya

Badruzzaman, Deklarator PKB Resmi Daftar Penjaringan Bacawalkot untuk Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya

Kandidat H Badruzzaman menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan ke Desk Pilkada PKB untuk Pilkada Kota Tasikmalaya, Senin 29 April 2024. rezza rizaldi / radartasik.com--

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Kader senior PKB H Badruzzaman menunjukan keseriusannya untuk mendapatkan SK pencalonan untuk Pilkada 2024 Kota Tasikmalaya.

Senin 29 April 2024 siang, Badruzzaman menyerahkan formulir pendaftaran penjaringan Bacawalkot ke Sekretariat Desk Pilkada PKB di Jalan Mashudi.

Sebagai Deklarator PKB di Tasikmalaya pada tahun 1998, Badruzzaman selain telah siap mental juga dirinya pun sudah menyiapkan kebutuham finansial untuk maju.

Badruzzaman merupakan kandidat ketiga yang resmi melengkapi proses pendaftaran penjaringan di PKB.

BACA JUGA:Pilkada 2024 Kota Banjar, Golkar Safari Politik ke PAN, Sinyal Koalisi?

Saat pengembalian formulir, dirinya pun melakukan interaksi khusus dengan pengurus DPC terkait gambaran proses selanjutnya untuk mendapatkan SK. Begitu juga dengan wejangan dari majelis syuro sebagai pembekalan spiritual. 

Badruzzaman mengakui, dirinya serius mengejar kursi eksekutif sebagai jalan pengabdian dan ibadah kepada masyarakat. Terlebih hari ini dia mendapat dukungan dari tokoh-tokoh. "Untuk itu saya berani maju," paparnya.

Terang dia, mengikuti kontestasi politik Pilkada membutuhkan kemampuan secara mental sampai finansial yang mumpuni. Ditegaskannya bahwa hal itu sudah dia persiapkan sebelum memutuskan untuk mendaftar.

"Mental dan finansial siap, karena tanpa mal (harta) juga tidak akan jalan," terangnya.

BACA JUGA:Ini Titik Lokasi Nobar Semifinal Piala Asia U23 2024 Timnas Indonesia Versus Uzbekistan di Kota Tasikmalaya

Dengan resminya Badruzzaman daftar penjaringan, maka sosok kuda putih dari PKB ini mengguncang kandidat lainnya yang telah mengambil formulir.

Seban Badruzzaman merupakan kader internal yang setia kepada PKB. Bagaimana tidak, dirinya menjadi bagian dari perintis partai nomor nurut 1 itu di Tasikmalaya.

"Waktu itu saya masuk tim 5 pembentukan PKB di Tasikmalaya tahun 1998," jelasnya.

Walaupun demikian, partai melihat kelayakan seorang figur dari berbagai perspektif, bukan sebatas loyalitas. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: