Jalur Alternatif Garut-Tasikmalaya Kudang Singaparna Padat, Ini Penyebabnya Terkait Aktivitas Warga

Jalur Alternatif Garut-Tasikmalaya Kudang Singaparna Padat, Ini Penyebabnya Terkait Aktivitas Warga

Jalur mudik alternatif Garut-Tasikmalaya, tepatnya di pertigaan Kudang Jalan Raya Timur Singaparna mengalami kepadatan, Jumat 5 April 2024 siang. Foto: ujang nandar/radartasik.com--

Jalur Alternatif Garut-Tasikmalaya Kudang Singaparna Padat, Ini Penyebabnya Terkait Aktivitas Warga

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM— Jalur mudik alternatif Garut-Tasikmalaya, tepatnya di pertigaan Kudang Jalan Raya Timur Singaparna mengalami kepadatan.

Dari pantauan Radartasik.com, kepadatan kendaraan di jalur alternatif mudik Tasikmalaya itu terjadi dari arah Tasikmalaya menuju Garut.  Begitupun sebaliknya. Kepadatan kendaran juga terjadi mulai Jalan Raya Timur Singaparna tepatnya SPBU Badak Paeh Singaparna hingga Ciputri Singaparna Jalan Raya Barat Singaparna.

Kepadatan kendaraan tersebut terjadi karena banyaknya masyarakat lokal yang beraktivitas untuk berbelanja kebutuhan Lebaran.

BACA JUGA: Fakta Menarik dari Tradisi Bagi-bagi Uang Lebaran di Indonesia yang Sudah Berlangsung Puluhan Tahun

BACA JUGA: Fulvio Collovati Yakin Steven Zhang Akan Menjual Inter Milan: Masa Depan Inter Tidak Lagi Bersama Suning

Petugas parkir Irawan (40) menyebut jika kepadatan di jalur tersebut sudah terjadi sejak pagi. 

Kepadatan itu karena banyaknya warga yang sedang berbelanja. "Ramai yang berbelanja, jadi jalan padat," kata dia.

Biasanya kepadatan kendaraan tersebut terjadi sejak pagi hingga sore. Apalagi saat ini sudah mendekati lebaran. 

"Akan lebih banyak dan akan lebih pada banyak warga yang berbelanja," kata dia.

BACA JUGA: Doa Ramadhan Hari Ke-26: Makna dari Dosa Yang Diampuni, Amal Yang Diterima dan Aib Yang Ditutupi

BACA JUGA: Update Kondisi Cedera Marc Klok Setelah Jalani Pemulihan di Singapura, Kini Merasa Lebih Baik

Pengemudi motor, Ridwan warga Singaparna menyebut jenuh dan capek dengan kepadatan di jalur tersebut. "Ini perlu adanya rekayasa lalulintas di jalur tersebut,” ujarnya berharap.

Menurutnya, pertigaan Kudang di hari-hari biasa saja sudah padat oleh kendaraan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: