Penyakit LSD Menyerang Hewan Ternak, Penjualan Hewan Kurban Menurun di Pasar Hewan Manonjaya

Penyakit LSD Menyerang Hewan Ternak, Penjualan Hewan Kurban Menurun di Pasar Hewan Manonjaya

Petugas kesehatan hewan dari Dinas Pertanian Peternakan dan Perikanan Kabupaten Tasikmalaya memeriksa kesehatan sapi yang berada di Pasar Hewan Manonjaya.-istimewa-radartasik.disway.id

TASIKMALAYA, RADARTASIK.COM - Satu bulan menjelang perayaan Idul Adha, pesanan dan penjualan hewan kurban (Sapi) di Pasar Hewan Manonjaya, Kabupaten Tasikmalaya masih sepi pembeli. 

Tahun-tahun sebelumnya, satu bulan sebelum hari Raya Idul Adha pemesanan dan penjualan hewan kurban meningkat.

Diakui Kepala UPTD Pasar Hewan Kabupaten Tasikmalaya, Rukmana, saat ini pesanan sapi untuk kebutuhan Idul Adha belum menunjukkan peningkatan signifkan. 

Dari 350 ekor sapi yang masuk pada saat hari Rabu jadwal pasar hewan, yang terjual masih sedikit yakni di bawah 150 ekor. 

BACA JUGA:SEGERA Dibuka Ciamis Job Fair 2023, Ada 1.269 Lowongan Kerja Baru, Siapkan Dokumen Persyaratan Ini

"Sapi hari ini cukup banyak, mungkin sudah masuk 350 ekor. Akan tetapi yang terjual masih sedikit. Di bawah 150 ekor," katanya kepada radartasik.com melalui sambungan telepon, Jumat 19 Mei 2023.

Rukmana menjelaskan, penjualan hewan kurban khususnya sapi, menurun diduga adanya informasi terkait penyakit LSD menyerang hewan ternak. Penyakit kulit berupa benjolan atau Lumpy Skin Desease (LSD) ini menyerang Sapi. 

"Setelah selesai PMK, sekarang masyarakat ketakukan penyakit LSD. Mungkin ini menjadi salah satu penyebab pembeli sepi," kata dia.

petugas kesehatan hewan, drh. Rini menambahkan, sebagai langkah antisipasi penularan penyakit LSD menyerang hewan ternak, UPTD Pasar Hewan Manonjaya, menurunkan dokter hewan guna memeriksa kesehatan hewan. 

BACA JUGA:Jadwal Rekayasa Lalu Lintas di Serpong, Exit Tol Pamulang Menuju Ciputat Sementara Ditutup

"Penyebaran penyakitnya melalui lalat. Tapi untuk LSD bisa dicegah dengan vaksinasi," kata dia.

Menurutnya, jika hewan yang terkena LSD dagingnya masih bisa dikonsumsi. Akan tetapi nanti dipilih mana bagian daging yang tidak busuk karena LSD ini. 

Rini menyankan daging sapi harus dimasak dengan cara yang baik. Hanya saja, jika ada sapi yang lebih sehat, lebih baik memilih yang sehat saja. 

"Imbauan kami kepada peternak agar tidak tertular LSD, peternak sebaiknya menjaga kebersihan hewan dan kandang," ulasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: