Ribuan Masyarakat Garut Serbu Job Fair Gentra Karya 2023

Ribuan Masyarakat Garut Serbu Job Fair Gentra Karya 2023

Masyarakat mengikuti job fair yang diadakan dinas tenaga kerja dan transmigrasi kabupaten garut.-agi sugiana/radar tasikmalaya-radartasik.disway.id

GARUT KOTA – Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten GARUT kembali mengadakan kegiatan job fair job fair Gentra Karya 2023. Kegiatan tersebut berlangsung 18-19 Februari 2023 di gedung pendopo kabupaten GARUT.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut Erna Sugiarti mengatakan, kegiatan ini sebagai upaya mempermudah masyarakat yang akan mencari kerja.

Dia menyebut, job fair kali ini lebih banyak perusahaan yang hadir jika di bandingkan dengan sebelumnya. “Ini memberikan informasi lowongan kerja kurang lebih 32 perusahaan,” ucapnya, Sabtu (18/2/2023).

Kegiatan job fair, kata dia, merupakan program rutin dan merupakan program Gentra Karya (Gerakan Tenaga Kerja Berkarya). Kegiatan itu terbuka untuk masyarakat.

Erna menyebut, perusahaan yang membuka stand di job fair akan memberikan informasi tentang pekerjaan kepada calon pelamar. “Jika tertarik bekerja maka bisa langsung menyerahkan lamaran kerja,” lanjutnya.

Ia menyebutkan, perusahaan yang ikut dalam kegiatan job fair membuka lowongan kerja untuk berbagai bidang bisnis, ini sebagai salah satu upaya untuk menurunkan angka pengangguran di Kabupaten Garut.

“Ini yang sudah mendaftar, alhamdulillah secara online yang kami sebar ke masyarakat umum sampai dengan hari ini sudah mencapai empat ribu lebih,” katanya.

Pihaknya juga menyediakan atau membuka pelayanan pembuatan kartu AK1 atau kartu kuning untuk masyarakat para pencari kerja.

“Untuk mempermudah mereka mencari kerja melamar langsung kepada perusahaanperusahaan yang sedang membuka lowongan disini,” tambahnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung job fair Yusni Fauzi mengatakan, kegiatan itu membantu para pencari kerja. Sebab tersedia banyak lowongan kerja dari berbagai perusahaan.

“Kita kan lagi butuh lowongan kerja, dan adanya job fair ini jadi solusi, karena kita bisa memilih perusahaan mana yang sekiranya cocok dengan kita secara langsung,” ucapnya.

Tetapi, lanjut Yusni, informasi terkait lowongan kerja di kegiatan job fair dirasa kurang efektif.

“Mungkin karena massa yang datang banyak juga, terus kan ini ganti gantian, sehingga kurang kondusif pada saat perusahaan memberi informasi terkait lowongan pekerjaan,” lanjutnya.

Ia berharap kegiatan tersebut rutin dilakukan, sehingga bisa membantu masyarakat yang akan mencari kerja. “Semoga tiap tahun ada dan konsisten, karena tidak semua orang punya link atau koneksi terhadap loker-loker yang ada,” pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: