Ini Dia 9 Penyebab Bantuan BPNT dan PKH Tidak Lagi Cair

Ini Dia 9 Penyebab Bantuan BPNT dan PKH Tidak Lagi Cair

Ilustrasi Bansos BPNT dan PKH Tidak Lagi Cair -Palpres-

JAKARTA, RADARTASIK.COM – Hingga penghujung akhir tahun 2022 ini pemerintah masih menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dan Program Keluarga Harapan (PKH) kepada warga yang berhak atau warga penerima manfaat. 

Hanya saja pada kenyataannya di lapangan, ada sebagian warga yang bantuan BPNT dan PKH-nya tidak lagi cair

Mungkin sebagian dari kamu bertanya-tanya kenapa bantuan sosial BPNT atau yang lebih lebih dikenal dengan bantuan sembako, sekarang tidak lagi dapat padahal sebelum-sebelumnya dapat. 

Demikian juga dengan bantuan PKH. Dulu-dulu dapat, eh sekarang tidak lagi kebagian.

BACA JUGA: Goodby, 3 Jenis BBM Dilarang Dijual Per 1 Januari 2023 karena Aturan Baru Soal BBM, Apakah Termasuk Pertalite?

BACA JUGA: Resmi Terbit, Aturan Baru Soal BBM, Terbaru Daftar Harga BBM Hari Ini 14 Desember 2022, Cek Pertalite

Ternyata, jika ditelusuri banyak faktor yang mempengaruhi seseorang yang sebelumnya dapat bantuan BPNT dan PKH, belakangan tidak cair lagi. Hal ini terutama berkaitan dengan data kita.

Apalagi di tahun 2021 lalu, Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) membuat kebijakan baru untuk sinkronisasi data antara data penerima BPNT dan PKH, dengan data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan data Dukcapil dari Kemendagri. 

Otomatis setiap penerima bansos sembako atau BPNT dan PKH wajib terdaftar di DTKS dan data Dukcapil.  Jika tidak makamereka tidak lagi akan mendapatkan kedua bantuan pemerintah tersebut.

Adapun tujuan Kemensos melakukan sinkronisasi ini agar data penerima bansos semakin valid, tepat sasaran, tidak terjadi double bantuan (karena dapat dideteksi melalui NIK dan No KK). 

BACA JUGA: Masih Bingung Bedakan Bansos PKH dan BPNT Beserta Jumlah Uang Bantuannya, Simak Disini!

BACA JUGA: Hore! Saldo DANA Gratis dari Pemerintah Rp600 Ribu, Ayo Segera Cek di Sini

Hanya saja dampak yang terjadi dari hasil sinkronisasi ini, menyebabkan beberapa penerima bansos yang sebenarnya masih layak menerima menjadi tidak menerima lagi. 

Atau dengan kata lain bantuannya tidak cair alias saldonya nol. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: palpres.disway.id