AC Milan 0 vs Chelsea 2: Sandro Tonali Mengejek Wasit Daniel Siebert

AC Milan 0 vs Chelsea 2: Sandro Tonali Mengejek Wasit Daniel Siebert

Sandro Tonali--Twitter

RADARTASIK.COM – Hasil pertandingan AC Milan 0 vs Chelsea 2 membuat Sandro Tonali mengejek wasit Daniel Siebert karena begitu mudah memberikan kartu merah kepada Fikayo Tomori.  

Sandro Tonali menganggap wasit Daniel Siebert memimpin laga AC Milan 0 vs Chelsea 2 seperti permainan bola basket.

“Ada begitu banyak insiden seperti itu selama pertandingan. Ketika Anda memberikan penalti dan kartu merah setelah 18 menit, untuk sentuhan seperti itu…” kata Sandro Tonali kepada Sky Sport Italia sambil menonton tayangan ulang pelanggaran Tomori kepada Mount.

“Kami mungkin juga membuat bola basket di mana setiap sentuhan adalah pelanggaran. Rasanya seperti itu, kami mendapat beberapa kartu kuning karena tendangan bebas yang konyol dan memalukan di babak pertama saja,” lanjut Sandro Tonali dikutip dari Football Italia.

BACA JUGA:Pemprov DKI Jakarta Diminta Menyiapkan Mitigasi Bencana Cuaca Ekstrem, Termasuk untuk Korban Banjir di Jakarta

Penalti dan kartu merah untuk sentuhan ringan Fikayo Tomori kepada Mason Mount membuat Sandro Tonali mengejek wasit Daniel Siebert yang benar-benar berlebihan di babak pertama.

Daniel Siebert dicemooh di lapangan pada babak pertama di San Siro karena keputusannya saat memimpin laga AC Milan 0 vs Chelsea 2 membuat marah semua orang.

Wasit Daniel Siebert memberikan satu kartu merah dan lima kartu kuning untuk 17 pelanggaran dalam pertandingan dini hari tadi.

Sandro Tonali mengaku sangat kecewa hasil laga AC Milan 0 vs Chelsea 2, kekalahan di kandang membuat AC Milan harus memenangkan 2 pertandingan sisa melawan  RB Salzburg dan Dinamo Zagreb.

BACA JUGA:Kapolda Jabar Irjen Pol Suntana Perintahkan Kapolres untuk Antisipasi Korban di Kawasan Rawan Tanah Longsor

“Pokoknya, kami harus melihat sisa pertandingan. Kami mencoba bermain dengan bangga dan penuh semangat, meskipun dalam situasi yang sangat sulit,” tutur Sandro Tonali.

“Masih ada dua pertandingan lagi, semuanya masih harus dimainkan. Kami harus menang, hanya itu yang bisa kami lakukan,” tegasnya.

“Kami harus kuat dan mampu mengubah kemarahan ini menjadi sepak bola. Kekecewaan karena tidak bermain seperti Milan di pertandingan pertama, kemarahan pada keputusan malam ini, kami harus mengubah semuanya menjadi energi positif untuk dua pertandingan berikutnya,” ungkap Sandro Tonali.

“Ini mengecewakan untuk semua penggemar yang datang ke sini malam ini, memadati stadion dan mengharapkan pertandingan yang berbeda. Kami berterima kasih kepada mereka karena telah datang.”

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: