Harga Mi Instan Sudah Naik, Cek Segera di Sini

Harga Mi Instan Sudah Naik, Cek Segera di Sini

Plaza Asia tengah promo Richeese, mi goreng keju yang sudah bisa dibeli di supermarket Plaza Asia. -Instragram plazaasia.offocial-

LAMPUNG, RADARTASIK.COM – Kenaikan harga mi instan ternyata bukan lagi rencana. Namun, di sejumlah daerah harga mi instan memang sudah naik.

Hasil pantauan Radarlampung.co.id, harga mi instan di sejumlah pasar tradisional, minimarket hingga warung di Lampung sudah mengalami kenaikan.

Namun demikian, kenaikan harga mi instan belum melambung tinggi seperti prediksi Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo yang mencapai 3 kali lipat.

Salah seorang karyawan Indomart Gedong Air, Agus Saputra mengatakan sebelumnya harga Indomi satu bungkus berkisar Rp 2.700.

BACA JUGA: Soal Harga Mie Instan, Begini Komentar Manager Supermarket Plaza Asia

”Sekarang naik menjadi Rp3.000 untuk varian rasa Ayam Bawang, Goreng, Rendang, Aceh,” jelas pria berusia 37 tahun tersebut.

Kenaikan harga juga terjadi di sejumlah Alfamart Kota Bandar Lampung pada Mi Sedaap goreng dan rebus.

Di antaranya, varian rasa goreng, korean Spicy Souparian, ayam bakar limau, Mi Sedaap rebus Soto, Kari Ayam spesial Rp 3.100 per bungkus.

Rini karyawan Alfamart Langkapura, Kemiling mengaku, kenaikan mi instan terhitung sejak 2 hari yang lalu dari harga normal Rp2.700-2.900 per bungkus sekarang naik menjadi Rp3.100 per bungkus.

BACA JUGA: Ini Penyebab Harga Mi Instan Naik Sampai 3 Kali Lipat

Adapun harga jual mi instan di sejumlah pasar tradisonal pun mengalami kenaikan.

Hendra, penjual mi instan di Pasar Tamin menyebut, 1 dus mi instan biasanya dijual dengan harga Rp110 ribu untuk Indomi goreng isi 40 pcs.

”Sekarang naik sudah 2 hari menjadi Rp120 ribu per dus untuk varian Indomi goreng dan Mi Sedaap,” jelasnya.

Hendra menambahkan, harga jual satuan mi di pasar tradisonal normalnya Rp2.500, sekarang dijual serentak menjadi Rp3 ribu per bungkus.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber: